- Jaksa Sita Truk dan Alat Berat Perusahaan Terkait Korupsi Distribusi Semen
- Pejabat Bank Tersangka Korupsi KUR di OKUT Tidak Ditahan karena Akan Menjalankan Ibadah Haji
- Diduga Menghalangi Penyidikan Kasus Korupsi, Staf Ahli Bupati Muba dan Oknum Pengacara Jadi Tersangka
- Sinergi Hadapi Musim Kemarau, Apel Karhutla Sumsel Bakal Digelar di Kampung Nelayan Sungsang pada 6 Mei 2026
- Resmi Dilantik, 325 Bintara Remaja TNI AD Siap Mengabdi untuk Negeri
Cetak Sawah Wujudkan Ketahanan Pangan
# Korem 044/Gapo Tanda Tangani MoU dengan Dinas Pertanian OKI, OKU Timur dan Muba
PALEMBANG, SIMBURNEWS – Komandan Korem (Danrem) 044/Gapo Kolonel Inf Iman Budiman, S.E. melakukan penandatangan nota kesepahaman (MoU) perluasan sawah TA 2018 antara Korem 044/Gapo dengan tiga Dinas Pertanian kabupaten. Ketiganya yaitu Kabupaten Musi Banyuasin, Ogan Komering Ilir dan Ogan Komering Ulu Timur. Penandatangan MoU bertempat di ruang rapat Markas Korem 044/Gapo Jln Jenderal Sudirman Km 4,5 Palembang, Rabu (30/5).
Penandatanganan MoU disaksikan Plh Kepala Bidang Prasarana dan Sarana Pertanian Dinas Pertanian Provinsi Sumatera Selatan, Yuhendra Augutuliantiny ST MSi dan para dandim terkait. Secara keseluruhan sawah yang akan dicetak dalam program MoU kali ini seluas 900 hektare dengan rincian masing-masing Kabupaten mendapat alokasi 300 hektar.
Danrem 044/Gapo Kolonel Inf Iman Budiman, S.E. mengatakan, program cetak sawah ini merupakan salah satu program Nawacita Presiden Jokowi. Langkah ini juga sebagai bentuk tindaklanjut hasil kerja sama antara TNI Angkatan Darat dengan Kementerian Pertanian RI guna mewujudkan swasembada pangan secara nasional yaitu dengan menciptakan daerah-daerah baru sebagai lumbung pangan nasional. Tahun ini merupakan tahun ketiga. Pengalaman tahun sebelumnya dapat menjadi acuan guna suksesi cetak sawah tahun 2018.
“Pahit getirnya atau pengalaman cetak sawah tahun 2016 dan 2017 tidak membebani TNI di tahun 2018 ini dengan membuat perencaan yang matang dan melakukan koordinasi antar pelaku di lapangan. Diharapkan kegiatan berjalan lancar dan tidak terjadi kegagalan seperti di tempat lain,” terang Danrem.
Ditegaskan Danrem, kerjasama membangun pertanian ini juga sejalan dengan amanah konstitusi yang tercantum dalam Undang-Undang RI Nomor 34/2004 tentang TNI. Salah satu tugas TNI adalah pemberdayaan wilayah pertahanan di darat dalam konteks tersebut.
“TNI AD dituntut mampu mendukung terwujudnya ketahanan nasional yang tangguh dalam menghadapi berbagai ancaman salah satunya dengan mewujudkan ketahanan pangan,” tambahnya.
Untuk itu, Korem 044/Gapo akan tetap komitmen meneruskan program cetak sawah di Provinsi Sumsel guna tercapainya program swasembada pangan nasional, dengan penambahan lahan pertanian melalui cetak sawah baru. “Saya percaya apabila semua itu dilakukan dengan tulus dan sungguh-sungguh maka swasembada pangan yang dulu pernah kita capai pada tahun 1985 dapat kembali terwujud dan kesulitan pangan rakyat Indonesia bisa teratasi,” terang Budiman.
Sementara itu, Kadis Pertanian Kabupaten OKI, Syarifudin ST MSi mengatakan, tahun 2016 dan 2017 di OKI mendapat alokasi cetak sawah seluas 6.000 hektare yang pengerjaannya oleh Ditziad. Hasilnya kurang maksimal terkendala alat yang sering mengalami gangguan dan koordinasi yang terlalu jauh serta pengawasan yang kurang maksimal.”Tahun ini, bekerjasama dengan Korem 044/Gapo akan mudah koordinasi dan terawasi secara maksimal. Mudah-mudahan akan lebih sukses dari tahun sebelumnya,” ungkap Syarifudin.
Hadir dalam penandatanganan nota kesepahaman cetak sawah TA 2018 ini Danrem 044/Gapo, Kasrem, Kasiter Korem, Dandim 0401/Muba, Dandim 0402/OKI, Dandim 0403/OKU, Plh Kabid Prasarana dan Sarana Pertanian Distan Prov Sumsel, Kadistan Kab Muba, Kadistan Kab OKI dan Kadistan Kab OKU Timur serta perwakilan staf dari Dinas Pertanian terkait.(rel/red)



