- Jaksa Sita Truk dan Alat Berat Perusahaan Terkait Korupsi Distribusi Semen
- Pejabat Bank Tersangka Korupsi KUR di OKUT Tidak Ditahan karena Akan Menjalankan Ibadah Haji
- Diduga Menghalangi Penyidikan Kasus Korupsi, Staf Ahli Bupati Muba dan Oknum Pengacara Jadi Tersangka
- Sinergi Hadapi Musim Kemarau, Apel Karhutla Sumsel Bakal Digelar di Kampung Nelayan Sungsang pada 6 Mei 2026
- Resmi Dilantik, 325 Bintara Remaja TNI AD Siap Mengabdi untuk Negeri
Warga Karungi Sembako Murah
SANGA DESA, SIMBURNEWS – Ratusan warga memadati tanah kosong di Desa Kemang Kecamatan Sanga Desa. Mereka berkumpul agar dapat komoditas pangan yang dijual dengan harga murah pada Rabu (30/5) sore.
Sejumlah warga terlihat antusias menyambut pasar murah yang digelar setahun sekali ini. Beberapa warga tampak kesulitan membawa barang-barang belanjaannya. Ada juga warga memilih membawa karung atau plastik sendiri. “Ikak ngunde karung kedewek puk dak repot. Barang hek beli kan banyak, amon dipegang sikok-sikok agek tumpah,” ujar seorang warga.
Pasar murah sembako dibuka langsung Plt Bupati Muba, Beni Hernedi, ditandai dengan pemotongan pita oleh Plt Ketua TP PKK Kabupaten Muba, Susy Imelda Beni Hernedi.
Plt Bupati berpesan agar warga masyarakat yang memiliki kupon untuk antri dengan tertib, tidak saling berebut, saling menghargai, saling membantu dan saling menjaga diri, sehingga diharapkan pelaksanaan pasar murah dapat berjalan dengan aman, tertib dan lancar.
“Tolong kepada masyarakat, sanak dolor sekalian ngantri yang tertib, jangan rebutan apalagi saling dorong-dorongan, yang sudah dapat kupon jangan khawatir, pasti kebagian karna jumlah kupon sudah disesuaikan dengan jumlah paket sembako. Pasar murah sembako ini dikhususkan untuk masyarakat kurang mampu guna menstok kebutuhan bulan suci Ramadan,” pesan Plt Bupati.
Menurut Kepala Dinas Pendustrian dan Perdagangan, Zainal Arifin ST MT melaporkan, Pasar murah menyediakan 500 paket murah yang berisi Sembilan bahan pokok berupa, beras, gandum, telur, mie instan, susu, minyak goreng, margarin, sirup dan gula pasir dengan subsidi mencapai 50 persen. “Adapun komoditas pasar murah sembako dijual dengan harga lebih murah dari harga pasar dengan kisaran harga Rp1.500 hingga Rp5.000. Seperti beras seharusnya Rp13.000/kg dijual hanya Rp8.000/kg, gula pasir dari Rp14.000 menjadi Rp8.000/kg, telur ayam dari Rp23.500 menjadi Rp18.000/kg, dan mie instan dari 2.700 menjadi Rp1.200 per bungkus, “katanya.(kang)



