- Jaksa Sita Truk dan Alat Berat Perusahaan Terkait Korupsi Distribusi Semen
- Pejabat Bank Tersangka Korupsi KUR di OKUT Tidak Ditahan karena Akan Menjalankan Ibadah Haji
- Diduga Menghalangi Penyidikan Kasus Korupsi, Staf Ahli Bupati Muba dan Oknum Pengacara Jadi Tersangka
- Sinergi Hadapi Musim Kemarau, Apel Karhutla Sumsel Bakal Digelar di Kampung Nelayan Sungsang pada 6 Mei 2026
- Resmi Dilantik, 325 Bintara Remaja TNI AD Siap Mengabdi untuk Negeri
Sinergi TNI-Polri Cegah Karhutla, Sukseskan Asian Games 2018
KAYUAGUNG – Sinergitas Tentara Nasional Indonesia (TNI) dan Kepolisian Republik Indonesia (Polri) di Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) semakin dapat dirasakan. Hal ini terlihat dari kebersamaan antara dua instansi ini dalam berbagai kegiatan, mulai dari kegiatan patroli pengamanan hingga beberapa kegiatan lainnya.
Tak hanya dalam hal pengamanan, sinergitas antara TNI dan Polri juga terjalin dalam mencegah terjadinya kebakaran Hutan, perkebunan, dan lahan (karhutbunla) khususnya di Kabupaten OKI. Hal ini untuk mencegah terjadi karhutbunla yang dapat menyebabkan bencana kabut asap seperti beberapa tahun lalu.
Pasalnya, tahun 2018 ini, Indonesia akan menjadi tuan rumah perhelatan Asian Games yang akan di selenggarakan di Jakarta dan Palembang. Pencegahan terkait bencana karhutbunla ini menjadi sangat penting karena hal ini dapat mengganggu jalannya kompetisi olaharaga terbesar di Asia tersebut.
“Sebagaimana diketahui, di OKI memang bukan utama, tapi menjadi penunjang ibu kota provinsi yang akan menjadi salah satu tuan rumah selain Jakarta. Kami akan memback up penuh demi sukses terselenggaranya kegiatan ini,” kata Komandan Komando Distrik Militer (Kodim) 0402/OKI-OI, Letkol Inf Seprianizar SSos saat dibincangi disela kegiatannya.
Menurutnya, baik Kodim maupun Polres menjadi ujung tombak suksesor dari tingkat yang lebih tinggi seperti Kodam dan Polda. “Jadi kita menjadi ujung tombak, sehingga harus siap untuk turut serta mensukseskan acara ini ang akan dibuka pada 18 Agustus nanti,” terangnya.
Salah satu tugas yang menjadi salah tanggungjawab dari satuannya adalah mencegah agar tidak terjadinya Karhutbunla ini. Pasalnya, sebagaimana diketahui, 2015 lalu Kabupaten OKI menjadi salah satu penyumbang asap yang cukup tinggi. “Ini yang akan kita cegah,” ujarnya.
Untuk mencegah karhutbunla ini sendiri, lanjut Komandan Kodim, pihaknya terus berkoordinasi dengan pihak pemerintah dan BPBD serta berbagai elemen yang terkait. “Sudah kita mapping mana yang sangat rawan, mana yang rawan dan mana yang biasa. Dan ini bukan hanya dipantau saja, tapi juga dengan tindakan dan strategi yang berbeda,” jelasnya.
Sementara itu, Kapolres OKI, AKBP Ade Harianto SH MH menjelaskan, jika dilihat dari jalur angin, memang akan sangat berbahaya jika terdapat spot api di OKI. Asap yang diakibatkan oleh karhutbunla di wilayah OKI dapat melayang dan menyebar, dan ini yang membahayakan.
Selain berbahaya pada kesehatan, hal ini juga akan sangat berbahaya bagi perhelatan yang akan dilaksanakan di Indonesia tersebut. “Jangan sampai atlet batal datang karena adanya asap. Karena ini dampaknya akan sangat luas,” jelasnya.
Oleh karena itu, lanjut Kapolres, saat ini pihaknya terus melakukan sosialisasi terhadap masyarakat agar tidak membakar hutan dan membuka lahan dengan cara membakar agar dapat mencegah terjadinya Karhutbunla dan mensukseskan Asian Games 2018.(yrl)



