- Jaksa Sita Truk dan Alat Berat Perusahaan Terkait Korupsi Distribusi Semen
- Pejabat Bank Tersangka Korupsi KUR di OKUT Tidak Ditahan karena Akan Menjalankan Ibadah Haji
- Diduga Menghalangi Penyidikan Kasus Korupsi, Staf Ahli Bupati Muba dan Oknum Pengacara Jadi Tersangka
- Sinergi Hadapi Musim Kemarau, Apel Karhutla Sumsel Bakal Digelar di Kampung Nelayan Sungsang pada 6 Mei 2026
- Resmi Dilantik, 325 Bintara Remaja TNI AD Siap Mengabdi untuk Negeri
Kawal Harga, Satgas Awasi Mafia Sembako
KAYUAGUNG, SIMBURNEWS -Pemerintah Kabupaten Ogan Komering Ilir bersama Polres OKI melalui satgas Pangan memastikan stabilitas harga pangan pada Ramadhan hingga Idulfitri 1439 H tetap terkendali. Upaya tersebut dilakukan memantau kenaikan harga bahan pokok serta menyiagakan toko tani.
Plt Bupati OKI, HM Rifa’I SE bersama Kapolres OKI, AKBP Ade Harianto, S. IK pada Kamis, (17/5) tampak memantau pasar pagi Kayuagung.
“Ada beberapa komoditas pangan yang mengalami kenaikan ada juga yang turun seperti ayam potong yang kemarin diharga Rp 42.000 turun menjadi Rp 40.000,- daging juga turun sebanyak Rp 10.000,- dari Rp . 150.000 demikian dengan bawang merah dan putih,” ungkap HM Rifa’i
“Masih relatif stabil kami akan terus pantau dan ada evaluasi setiap pekan,” tambahnya.
Kapolres OKI, AKBP Ade Harianto, mengungkap pemerintah melibatkan Polri dalam satuan tugas pangan (satgas pangan) bertujuan untuk melakukan pengawasan harga dan ketersediaan sembako juga melakukan penegakan hukum kepada mafia sembako.
“Jadi kami di sini untuk memastikan suplai sembako aman, persoalan rantai distribusi aman, spekulan kartel yang coba bermain kita bikin aman agar ketersediaan dan harga pada Ramadhan dan Idul Fitri tetap terkendali” ungkap Kapolres.
Lebih lanjut agar harga beras bisa terjangkau dan membantu masyarakat, Pemerintah Kabupaten OKI melalui Dinas Tanaman Pangan dan Holtikultura Kabupaten OKI memanfaatkan jaringan Toko Tani Indonesia (TTI) yang memotong panjangnya rantai pasok dari petani ke konsumen akhir. (yrl/rel)



