Dua Perusahaan Perang Tarif, Ojek Online Sampaikan Aspirasi ke Legislatif

PALEMBANG, SIMBURNEWS – Para pengemudi ojek online, Gojek dan Grab membanjiri gedung DPR Provinsi Sumatera Selatan, Senin (23/4) pagi. Kedatangan ribuan bikers online itu untuk menyampaikan hak dan aspirasi. Pengemudi Gojek dan Grab ini menyampaikan suaranya untuk menaikkan harga Gojek dan Grab  serta menurunkan target performa seperti semula.

“Kami ingin meminta DPR untuk menurunkan target performa menjadi 40 persen lagi, kemudian naikkan harga Gojek seperti semula yang hanya 4 ribu atau 3 ribu rupiah per km,” ungkap Sandi, ketua perkumpulan ojek online di Palembang, Senin (23/4).

Bukan hanya itu, Sandi pun menyampaikan bahwa perusahaan Gojek dan Grab terjadi perang tarif. Baginya itu urusan perusahaan. Akan tetapi, ia meminta jangan sampai mereka menjadi korbannya. “Itu urusan perusahaan. Kalau mereka mau perang tarif tapi jangan kami yang jadi korban,” paparnya.

Senada dengan Jhon, anggota Komunitas Gojek juga menyampaikan bahwa aksi demo ini telah direncanakan dari jauh hari. Akan tetapi, baru terlaksana hari ini. “Sebenarnya,  aksi demo ini udah direncanakan jauh-jauh hari,  tapi baru bisa diadakan hari ini. Tujuan kami sebenarnya hanya dua itu, kembalikan semua sistem seperti semula,” jelasnya di depan kantor DPRD pagi tadi.

Sementara,  para anggota Gojek dan Grab melakukan aksi demo,  diajak masuk ke Kantor DPRD untuk melakukan negosiasi. Tak lama,  hasil negosiasi tersebut diumumkan Chairul S Matdiya, wakil DPRD Sumsel. Massa diminta menunggu hasil keputusannya Senin depan.

“Kami umumkan agar bapak-bapak sabar untuk menunggu keputusannya  sampai hari Senin depan,” ujar Chairul, singkat.

Usai menggelar aksi demo di DPRD, para bikers pun melakukan off untuk ngojek dan melanjutkan aksinya  menuju kantor Grab dan Gojek. (cjs01)