- Nilai-Nilai Perjuangan Jenderal Bambang Utoyo, Tegaskan Integritas, Niat Murni, dan Kesederhanaan sebagai Teladan Bangsa
- Keok Praperadilan, Dua Beranak Tersangka Suap Proyek Irigasi di Muara Enim Dilimpahkan ke Pengadilan
- Pulang Ibadah Haji, Pejabat Bank Tersangka Korupsi KUR di OKU Timur Susul Dua Rekannya Masuk Bui
- Kodam II/Sriwijaya Tancap Gas, Palembang Pimpin Progres Koperasi Desa Merah Putih
- Deninteldam II/Sriwijaya Gagalkan Pengiriman 1 Kg Sabu dari Palembang ke Empat Lawang
Speedboat Tenggelam, Wakapolres Ditemukan Tewas
LABUHANBATU – Speedboat polisi tenggelam di perairan Labuhanbatu, Sumatera Utara, Sabtu (21/4) sekitar pukul 15.00. Akibat kejadian itu, Wakapolres Labuhanbatu Kompol Andi Chandra ditemukan tewas, Minggu (22/4) pukul 10.00 pagi setelah dilakukan pencarian selama hampir 19 jam.
Kabid Humas Polda Sumatera Utara Kombes Rina Sari Ginting mengatakan, korban ditemukan di sekitar tenggelamnya perahu cepat di Sungai Sanggul, Panai Hilir, Sumut. “Korban ditemukan usai dilakukan pencarian oleh tim gabungan Polres Labuhanbatu, BPBD setempat, TNI dan warga,” kata Rina, Minggu (22/4), dilansir JPNN.
Kapolda Sumut Irjen Paulus Waterpauw sebelumnya mengatakan, tenggelamnya speedboat ketika rombongan Kapolres pulang dari menghadiri pernikahan anak Bupati Labuhanbatu.
“Setelah selesai, rombongan kembali menuju dermaga Tanjung Sarang Elang tujuan Rantau Prapat, setelah perjalan 4,5 kilometer, speedboat tenggelam bersamaan dengan air pasang,” kata Paulus.
Ketika itu seluruh penumpang panik dan melompat ke sungai. “Wakapolres Kompol Andi Chandra tidak ikut melompat keluar dan tenggelam bersama kapal,” imbuh dia.
Mantan Kapolda Papua ini menambahkan, dugaan sementara perahu cepat itu tenggelam karena menabrak tunggul kayu dan mengalami kebocoran. (jpnn)



