- Doa Bersama untuk Lima Jurnalis yang Hilang saat Meliput Erupsi Gunung Anak Krakatau
- Pencarian Lima Jurnalis dan Tiga ABK yang Hilang di Selat Sunda Terus Dioptimalkan
- Wapres Gibran Beri Atensi Penanganan Kelompok Rentan akibat Asap Karhutla
- Pangdam II/Sriwijaya Ajak Mahasiswa Bela Negara
- Tim Gabungan Berjibaku Padamkan Kebakaran "Gunung" Sampah di Galuga Bogor
Kisah Narapidana Pencinta Alquran Difilmkan
JAKARTA, SIMBURNEWS – Sineas Muslim Bersatu dan Komunitas Suka Quran segera merilis film layar lebar. Film garapan sutradara Dodi A Rachman ini mengangkat kisah kehidupan narapidana di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Sukamiskin, Bandung, Provinsi Jawa Barat.
Oim Ibrams, aktor asal Sumatera Selatan yang terlibat dalam produksi film ini mengatakan, dirinya terharu saat berperan sebagai narapidana Pidana Umum terkait kasus pembunuhan. Menurut dia, perannya mewakili kisah napi yang dibina di Lapas Sukamiskin yang mempelajari Alquran bersama warga binaan lainnya.
“Pengalaman yang saya dapat berakting seperti merasakan apa yang dialami napi. Tentu (proses) ini dapat menambah referensi saya sebagai pelaku seni peran. Apalagi langsung berakting di tempat sesungguhnya,” ungkapnya, Kamis (1/3) dini hari.
Film yang diangkat dari novel
Secercah Cahaya di Atas Langit Sukamiskin karya Didit Abdul Majid ini mengisahkan jiwa-jiwa narapidana yang hampa itu dan tertutup itu menjadi cemerlang karena Alquran. Keadaan ini, menurut Oim, membuat tenang para petugas lapas. “Penjara bukan tempat penjeraan tapi sebuah lembaga pembinaan,” ungkapnya.
Film ini diperankan juga oleh Gita Asmara, Trisno dan beberapa warga binaan Lapas Sukamiskin Bandung. Film ini direncanakan akan diputar di seluruh lapas di Indonesia, khususnya bagi masyarakat binaan muslim yang diharapkan dapat menjadi pencinta Alquran.(maz)



