- Doa Bersama untuk Lima Jurnalis yang Hilang saat Meliput Erupsi Gunung Anak Krakatau
- Pencarian Lima Jurnalis dan Tiga ABK yang Hilang di Selat Sunda Terus Dioptimalkan
- Wapres Gibran Beri Atensi Penanganan Kelompok Rentan akibat Asap Karhutla
- Pangdam II/Sriwijaya Ajak Mahasiswa Bela Negara
- Tim Gabungan Berjibaku Padamkan Kebakaran "Gunung" Sampah di Galuga Bogor
Kapal Tenggelam, Satu ABK Hilang
BANYUASIN, SIMBURNEWS – Salah satu ABK kapal Kahyong Utara yang dinyatakan hilang.
Sesuai data, saat kapal Kahyong Utara berangkat, POB berjumlah 31 orang. Saat dievakuasi, jumlah personel yang selamat hanya berjumlah 30 orang, dan satu orang dinyatakan hilang, atas nama Hanafi (20).
Pencarian pun terhalang cuaca. Tim Basarnas kota Palembang bersama Dinas Perhubungan Sumatera Selatan (Sumsel), Distek Navigasi Palembang dan KSOP Tanjung Kalian akan tetap melakukan upaya pencarian. “Cuaca menjadi kendala karena angin kencang dan ombak mulai tinggi,” ungkap Kepala Seksi (Kasi) Basarnas Palembang, Inarwan dikonfirmasi Simbur, Selasa (20/2).
Lanjut Inarwan, dirinya sedang berada di lokasi kejadian untuk mengkoordinir pelaksanaan operasi. “Kami sudah melakukan koordinasi dan penyisiran sebagai upaya untuk mencari korban hilang. Jika situasi memungkinkan, tim akan melakukan penyelaman,” ujarnya.
Kapal Kahyong Utara bermuatan batubara milik PT ALP, diketahui berangkat dari Tanjung Kalian menuju Pelabuhan Tanjung Api-Api (TAA). Dari informasi yang dihimpun titik koordinat kapal nahas tersebut saat berangkat TW 0219 1700 G. Pada TW 0219 2215 G, kapal karam, dan kemudian tenggelam pada TW 0220 0500 G. (mrf)



