- Israel Cegat Misi Kemanusiaan ke Gaza, PWI Pusat Kecam Penahanan Jurnalis Indonesia
- AJI Palembang Gelar Diskusi Keselamatan Jurnalis dan Sengketa Pers
- Presiden Prabowo Resmikan Koperasi Merah Putih, 9.294 Gerai Selesai Dibangun
- Persiapkan Muswil, SMSI Sumsel Harus Mengambil Langkah Strategis
- Optimistis Festival Sriwijaya Dongkrak Pariwisata dan Ekonomi Kreatif di Sumsel
Juru Parkir Jangan Memeras
PALEMBANG, SIMBURNEWS – Ratusan juru parkir yg ada di kota Palembang mengikuti sosialisasi pengelolaan dan peraturan parkir di halaman rumah dinas Walikota Palembang, Sabtu (25/11). Sosialisasi ini bertujuan agar tata kelola parkir di Kota Palembang dapat lebih tertib.
Salah seorang anggota Satlantas Polresta Palembang, Aiptu Rizal, yang menjadi pemateri dalam sosialisasi tersebut mengungkapkan, ada 24 titik rawan macet di Kota Palembang karena di pinggir jalan dijadikan lahan parkir. “Paling banyak itu di kawasan (jalan) Sudirman sampai itu ke bawah jembatan Ampera. Kalau sudah ada larangan untuk parkir jangan dijadikan lahan parkir,” tegasnya.
Memurutnya, di kawasan Sudirman itu, pihak kepolisian sudah mengatur dan merekayasa supaya lalu lintasnya lancar. “Tapi masih ada saja macetnya, ini karena masih ada saja yang parkir, dan ini menyebabkan ketidak nyamanan. Mudah-mudahan baik dari kepolisian, instansi pemerintah dan juru parkir dapat bekerjasama dengan baik sehingga dapat mewujudkan Kamseltibcar,” jelasnya.
Dirinya menambahkan, agar juru parkir tidak meminta uang parkir dengan memeras. “Ya misalnya parkir itu kan biasanya Rp2 ribu atau Rp5 ribu, jangan maksa minta dua puluh atau bahkan lima puluh. Itu pemerasan namanya, dan bisa berurusan dengan hukum, kalau pelayanan Anda baik biasanya ada saja orang yang memberikan tip lebih,” ujarnya.
Juru parkir itu, lanjutnya, memberikan pelayanan sejak awal orang memarkirkan kendaraannya, termasuk menyusun kendaraan. “Ini terkadang, saya harap bukan di Palembang ya, saat mobil atau motor mau keluar baru tiba-tiba datang juru parkirnya. Seharusnya kan tidak begitu,” lanjutnya.
Dia menegaskan agar juru parkir dapat mematuhi tata tertib. “Kalau tertib, orang luar yang melihat juga enak dan akan memberikan kenyamanan kepada para tamu. Apalagi Palembang akan menjadi tuan rumah Asian Games,” tambahnya.
Hal senada juga diungkapkan Walikota Palembang, Harnojoyo. Menurutnya, juru parkir ini akan banyak berinteraksi dengan orang-orang. Oleh karena itu, Harnojoyo meminta agar para juru parkir ini dapat bersikap ramah kepada para tamu.
“Juru parkir nanti akan banyak berinteraksi dengan tamu-tamu saat Asian Games berlangsung, maka dari itu, mari bersikap ramah terhadap mereka, buat para tamu nyaman berada di Palembang, ” ungkap Harnojoyo.
Dirinya juga mengajak agar para juru parkir ini turut mempromosikan Kota Palembang seperti sektor pariwisata dan sektor lainnya. Selain itu, para juru parkir ini juga nantinya akan diberikan seragam khusus oleh Dinas Perhubungan Kota Palembang. (yrl)



