Dari Ekspedisi Jumputan, sampai Tujuh Puncak Tertinggi

PALEMBANG, SIMBURNEWS – Ekspedisi Jumputan yang akan dilakukan oleh Mahasiswa Fakultas Ekonomi Universitas Sriwijaya Pecinta Alam (Mafesripala) ke Vietnam diharapkan dapat lebih memperkenalkan Kota Palembang. Hal ini diungkapkan oleh Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kota Palembang, Ahmad Jazuli saat pelepasan tim ekspedisi yang akan berangkat ke Vietnam, Senin (6/11).

Menurutnya, apa yang akan dilakukan tersebut merupakan hal yang sangat positif. “Insya Allah apa yang akan dilakukan bisa memperkenalkan budaya Palembang sekaligus mempromosikan Asian Games. Selain itu, ekspedisi juga akan membuat Palembang dikenal dunia,” katanya.

“Sehingga selain dikenal sebagai kota olahraga, Palembang juga dikenal sebagai kota budaya dan kota seni,” tambahnya.

Jazuli berpesan agar dimanapun berada, Mafesripala tetap menjaga kelestarian alam. “Mendaki gunung merupakan salah satu kegiatan olahraga. Tetapi, bagaimana kita membuat alam tetap lestari. Itu yang harus dipegang,” tegasnya.

Pada ekspedisi jumputan tersebut, tercatat di dalam tim, ada tiga orang mahasiswi Fakultas Ekonomi Unsri yang akan berangkat yaitu Dia Tamalana, Eka Sundari, Fira Destri. Mereka akan membawa kain khas Palembang (Jumputan) untuk diperkenalkan di dunia internasional.

Mengenai persiapan, Dia Tamalana yang didampingi dua rekannya menjelaskan jika selama beberapa pekan terakhir mereka terus melakukan persiapan fisik maupun mental. “Kalau latihan pagi biasa diisi dengan joging, streching. Sorenya baru latihan manjat di tower yang ada di kampus. Menghadapi cuaca yang kemungkinan berbeda juga telah dipersiapkan, karena kami juga sudah mendapatkan informasi tentang itu,” jelasnya.

Sementara, Pembina Mafesripala, Weli Nailis memaparkan bahwa ketiga mahasiswi tersebut merupakan mahasiswi yang terpilih setelah melakukan seleksi selama dua bulan, berdasarkan standar-standar yang telah ditentukan. “Seleksi yang dilakukan yaitu fisik, mental untuk bagaimana survive. Karena ekspedisi ini butuh ketahanan fisik prima dan keterampilan. Kami berharap bisa berjalan sesuai dengan harapan, karena ke depan kami ingin melakukan kegiatan lain yaitu pendakian tujuh puncak tertinggi dunia,” singkatnya. (yrl)