- Bertambah Jadi 53 Korban Tewas, 137 Orang Terluka, dan 5.488 Warga Dievakuasi akibat Gempa NTT
- Renungan Suci, Kenang Jasa Pahlawan
- Panjat Pinang hingga Jalan Santai Warnai Hari Kemerdekaan
- Instruksi Keluarkan Darurat Gempa NTT agar Anggaran dan Bantuan Dapat Disalurkan
- Terdata 47 Warga Tewas akibat Gempa NTT
Jalan Tol Pacu Geliat Ekonomi
PEMULUTAN, SIMBURNEWS – Dampak hadirnya jalan tol trans Sumatera khususnya di Sumatera Selatan (Sumsel), diharapkan akan berdampak positif bagi perekonomian daerah. Apalagi, jika rencana untuk menghubungkan jalan tol di pulau Jawa dan Sumatera bisa terwujud.
Seperti yang disampaikan Presiden Joko Widodo (Jokowi) usai meresmikan tol Palembang-Indralaya (Palindra), baik jalan tol yang ada di pulau Jawa maupun Sumatera akan memperkuat pondasi Indonesia dalam rangka kompetisi global. “Global competitiveness index kita pasti akan lebih baik. Karena mobilitas barang, orang akan lebih cepat. Biaya transportasi akan lebih murah, harga barang-barang pasti akan turun,” ungkap Presiden Jokowi, Kamis (12/10).
Hanya saja, Presiden Jokowi meminta kepada masyarakat agar tetap bersabar. “Proses pembangunan memerlukan waktu karena semuanya belum selesai,” ujarnya.
Ditempat yang sama, Bupati Kabupaten Ogan Ilir (OI), HM Ilyas Panji Alam terlihat sumringah dengan peresmian tol Palindra Seksi I (Palembang-Pemulutan). “Tentu saya sangat senang sekali. Dengan dibukanya jalan tol ini, tentu jalan akan semakin ramai, kemacetan akan terurai dan perekonomian akan terus menggeliat,” ungkapnya.
Ditambahkan Ilyas, jalan tol memiliki dampak ekonomi yang sangat luas bagi Kabupaten OI. “Pemerintah Kabupaten OI akan menambah destinasi wisata. Tadi Direktur Hutama Karya mengatakan kepada saya bahwa akan membangun pusat perbelanjaan dan hotel. Soal perijinannya, sebentar lagi saya tanda tangani,” pungkasnya.
Terkait akan adanya aturan yang mengarahkan kendaraan bertonase besar untuk lewat di jalan tol, Ilyas menyerahkan hal itu kepada pihak pengelola jalan tol. “Itu pihak jalan tol (Hutama Karya) yang akan mengaturnya,” singkatnya. (mrf)



