- Rindam II/Sriwijaya Gembleng 365 Calon Prajurit Siswa di Lahat
- Satu Korban Tewas akibat Gempa M 6,7 di Sulawesi Tengah
- Nilai-Nilai Perjuangan Jenderal Bambang Utoyo, Tegaskan Integritas, Niat Murni, dan Kesederhanaan sebagai Teladan Bangsa
- Keok Praperadilan, Dua Beranak Tersangka Suap Proyek Irigasi di Muara Enim Dilimpahkan ke Pengadilan
- Pulang Ibadah Haji, Pejabat Bank Tersangka Korupsi KUR di OKU Timur Susul Dua Rekannya Masuk Bui
Tim Investigasi Uji Kebenaran Lokasi Pelabuhan Kerajaan Sriwijaya
PALEMBANG, SIMBURNEWS – Balai Pelestarian Cagar Budaya (BPCB) Jambi membenarkan pihaknya telah menurunkan tim investigasi terkait penemuan lokasi pelabuhan utama Kerajaan Sriwijaya di Teluk Cengal, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI). Hal itu disampaikan Kepala BPCB Jambi, Drs Muhammad Ramli melalui ketua tim Novi Hari Putranto.”Benar, sekarang dalam perjalanan (dari Jambi),” ungkap Novi dikonfirmasi Simbur, Minggu (3/9).
Menurut Novi, tim investigasi yang dipimpinnya berjumlah tiga orang. “Kami ditugaskan untuk mencari informasi yang sebenar-benarnya terkait berita (bandar Sriwijaya di Teluk Cengal),” ungkapnya.
Dikatakanya, tim tersebut hanya satu hari berada di OKI dan harus segera kembali ke Jambi untuk menyampaikan laporan. “Kami harus segera melaporkan hasil investigasi ini kepada kepala balai (untuk diteruskan ke pusat). Setelah lengkap, baru nanti dipublikasikan,” paparnya.
Ditanya apakah investigasi yang dilakukan ini merupakan perintah Istana, Novi menjawabnya pragmatis. “Saya kurang tahu, Mas. Yang jelas, perjalanan kami dipantau terus,” terangnya.
Novi mengatakan, dirinya pernah turun ke lokasi Cengal dua tahun lalu. “Tahun 2015 saya sempat turun. Karena terkendala karhutla sempat terhenti. Sekarang muncul lagi wacana yang sama,” jelasnya.
Dirinya berharap agar mendapat kemudahan dalam menjalankan tugasnya. “Jangan diekspos dulu supaya kami tidak terkendala masuk dan dapat informasi sebanyak-banyaknya,” tutupnya. (maz)



