- Bertambah 3 Tersangka Baru, Total 10 Orang Terjerat Kasus Korupsi KUR Bank Daerah di Semendo
- Jaksa Beri Waktu Bos Perusahaan Sawit Satu Bulan Kembalikan Sisa Uang Rp219 Miliar dari Total Kredit Fiktif Rp1,4 Triliun
- Tabrakan Maut Bus versus Truk Tangki, 16 Korban Tewas Diidentifikasi di Palembang
- PWI Pusat dan Mahkamah Agung Bahas Pedoman Media Massa dan Media Sosial Peradilan
- Menkopolkam Pimpin Apel Kesiapsiagaan Karhutla 2026 di Sumsel
Tablig Akbar Waspadai Kebangkitan PKI
SEKAYU – Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) melalui Majelis Mujahidin Sekayu menggelar Tablig Akbar. Kegiatan itu bertujuan untuk mewaspadai kebangkitan PKI di Indonesia, khususnya di Kabupaten Muba. Kegiatan berlangsung di Masjid AL-Karim Noer, Rabu (8/2).
Dalam sambutan Plt Bupati Muba yang disampaikan oleh Kepala Bagian Kesejahteraan Masyarakat (Kesra), Drs Muhammad Jaya MSi menyampaikan ucapan syukur dan terima kasih kepada penyelenggara kegiatan. “Saya bersyukur karena momentum kegiatan ini dapat menjadi sarana untuk memperkuat ukhuwah diantara ulama dan umara, memperkuat persatuan di antara masyarakat di Kabupaten Musi Banyuasin,” ujarny
Tablig akbar mengangkat tema Peran Politik Umat Islam dalam NKRI. Agar ilmu yang didapatkan bisa semangat untuk diamalkan, panitia menghadirkan narasumber yaitu Ustad Irfan S Awwas yang juga pemerhati komunisme, dan pemerhati pelaku sejarah dalam peristiwa G30S PKI dan aktivis dari Kota Yogyakarta.
Dalam ceramahnya, Ustaz Irfan S Awwas mengatakan, zaman sekarang ini sejumlah cara untuk menghalangi timbulnya gerakan komunis. “Paham komunis itu sendiri merupakan paham yang mengatakan bahwa Tuhan itu tergantung dari manusia itu sendiri. Ini yang menyebabkan mereka tidak menganggap adanya keberadaan Tuhan (atheis). Untuk mengurangi dampak buruk yang timbul dari pemahaman ini, maka sudah semestinya untuk menunjukkan identitas seorang muslim yang mentauhidkan kepada Allah, “jelasnya.
Acara ini turut dihadiri para ulama dan pimpinan Departemen Agama Sekayu dan Kepala Badan Kesbangpol Muba, H M Soleh Na’im SE dan para pemuda-pemudi khususnya pelajar yang ada di Kabupaten Musi Banyuasin. (kang)



