- Presiden Prabowo Berikan Atensi Percepat Penanganan Karhutla Sumsel
- Hotspot Meningkat, Karhutla di Sumsel 1.672 Kali dengan Luas Lahan Terbakar 1.926,2 Hektare
- Presiden Prabowo Tinjau Karhutla Kalimantan
- Kolaborasi RRI-SMSI, Menjaga Kedaulatan Informasi di Ruang Digital
- Karhutla Menggila di Pulau Kalimantan, Terdata 1.487 Hotspot
Presiden Prabowo Berikan Atensi Percepat Penanganan Karhutla Sumsel
“Saya sekarang butuh laporan tentang kebutuhan yang kalian butuhkan. Tadi sudah disampaikan kebutuhan satu helikopter waterbombing tambahan, sudah bisa bantu satu lagi. Kita juga butuhkan alat ekskavator,” ujar Presiden.
Presiden Prabowo juga mengungkapkan akan menambah dukungan armada udara untuk penanganan karhutla di Sumsel. Selain armada udara, Presiden Prabowo menyetujui penambahan alat berat untuk mempercepat penanganan karhutla. Sekitar 20 unit ekskavator akan disiapkan untuk membantu membuka akses, sekat kanal, serta mendukung pemadaman di lokasi yang sulit dijangkau.
“Kita punya ekskavator, bisa kita kirim? Bisa segera dikirim ke sini? Kita akan segera kirim. Kita bisa kirim berapa ke sini? 20, Anda cukup? 20 cukup? Ya sudah, segera kirim ke sini. Apa lagi yang kau butuhkan? KSAD, apa, yang dilakukan di tempat-tempat lain itu, bor air itu,” lanjutnya.
Pangdam II/Sriwijaya, Mayjen TNI Ujang Darwis menjelaskan bahwa dalam rangka penanganan karhutla di wilayah Sumsel sebanyak 3.000 personel TNI yang berasal dari satuan Yonif TP turut dikerahkan. “Termasuk 60 unit kendaraan Damkar dan 280 APD dukungan Kemhan yang sudah didistribusikan di batalyon-batalyon dan kodim-kodim,” tegas Pangdam.



