- Empat Perusahaan di Sumsel Disanksi Terkait Karhutla 2026
- Menhut Beri Saran Padamkan Karhutla Sumsel secara Spiritual, Gubernur: Jangan Berharap Hujan
- Gubernur Tegaskan Penanganan Karhutla Sumsel Masuk Tahap Penegakan Hukum
- Ratusan Hektare Lahan di Muba Terbakar, Warga Terdampak Kabut Asap Karhutla
- Gunung Sinabung Meletus, Muntahkan Abu Vulkanik 3.500 Meter di Atas Puncak
Wapres Gibran Tinjau Proyek Infrastruktur Sumsel hingga Pengelolaan Sampah Jadi Energi Listrik Pertama di Indonesia
Tinjau Progres PSEL Palembang
Wapres lalu meninjau progres pembangunan fasilitas Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) di Jalan Keramasan, Kecamatan Kertapati, Palembang. Kehadiran Wapres menjadi wujud sinergi antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah dalam memastikan pembangunan PSEL berjalan sesuai target. Dalam peninjauan tersebut, Wapres Gibran melihat langsung perkembangan pembangunan fasilitas yang nantinya akan mengolah sampah Kota Palembang menjadi energi listrik sebagai solusi pengelolaan sampah berbasis teknologi.
Wali Kota Palembang Ratu Dewa menjelaskan, Wakil Presiden memberikan sejumlah arahan penting, terutama terkait proses transisi regulasi dari Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 35 Tahun 2018 menjadi Peraturan Presiden Nomor 109 Tahun 2025. “Beberapa hal yang menjadi penekanan Wakil Presiden adalah seluruh proses peralihan dari Perpres Nomor 35 Tahun 2018 ke Perpres Nomor 109 Tahun 2025, baik dari sisi pembiayaan, kelembagaan, maupun percepatan pembangunan fisik,” ujar Ratu Dewa.
Selain menyoroti aspek regulasi, Wakil Presiden juga menekankan pentingnya manfaat langsung yang dapat dirasakan masyarakat. Edukasi mengenai pengelolaan sampah modern, penyerapan tenaga kerja lokal, hingga pemberdayaan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) diminta menjadi bagian integral dalam pengembangan PSEL. “Beliau juga menekankan agar proyek ini tidak hanya selesai secara fisik, tetapi benar-benar memberikan dampak terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui kesempatan kerja, edukasi, dan keterlibatan UMKM,” jelasnya.



