- Wapres Gibran Sampaikan Arahan Presiden Prabowo, Pembangunan Tol Dukung Pertumbuhan Ekonomi Rakyat
- Wapres Gibran Tinjau Proyek Infrastruktur Sumsel hingga Pengelolaan Sampah Jadi Energi Listrik Pertama di Indonesia
- Bongkar Lapak PKL saat Kunjungan Wapres Gibran, Satpol-PP: Jangan Sampai Palembang Kelihatan Semrawut
- Pangkogasgabpad Dampingi Wapres Gibran saat Berkunjung ke Sumsel
- PWI Pusat Sosialisasi Lima Peraturan Organisasi
Wapres Gibran Sampaikan Arahan Presiden Prabowo, Pembangunan Tol Dukung Pertumbuhan Ekonomi Rakyat
BAYUNGLENCIR, SIMBUR – Sebagai bagian dari komitmen pemerintah sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto untuk memperkuat konektivitas antardaerah dan mendukung pertumbuhan ekonomi, Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming meninjau progres pembangunan Jalan Tol Bayung Lencir. Jalan tersebut melintasi perbatasan Sumatra Selatan dan Jambi, Kamis (16/07).
Wapres meninjau perkembangan pembangunan ruas Tol Betung–Jambi yang menjadi bagian dari jaringan Jalan Tol Trans Sumatra. Peninjauan ini dilakukan untuk memastikan pembangunan infrastruktur strategis berjalan sesuai target. Dengan begitu, dapat memperkuat konektivitas antarwilayah serta mendukung kelancaran mobilitas masyarakat dan distribusi logistik.
Wapres menegaskan pentingnya penyelesaian pembangunan jalan tol sesuai target guna mendukung arahan Presiden Prabowo Subianto dalam memperkuat konektivitas antardaerah dan mendorong pertumbuhan ekonomi. “Kami pastikan progres pembangunannya berjalan optimal sehingga selesai sesuai target dan manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat,” ujar Wapres.
Dalam peninjauan tersebut, Direktur Operasi III PT Hutama Karya, Iwan Hermawan, memaparkan progres pembangunan sekaligus manfaat yang akan dirasakan masyarakat setelah ruas tol tersebut beroperasi. Menurutnya, keberadaan jalan tol akan memangkas waktu tempuh dan jarak perjalanan secara signifikan.
“Untuk manfaatnya, tol ini sudah ada efisiensi perjalanan Wapres, Gubernur. Jadi yang semula ini dari sini ke sini itu bisa 5 jam, kalau tidak macet, kalau macet bisa lebih, Pak. Jadi ini bisa hanya 2 jam saja kalau kita tembus lewat jalan tol ini, dari jaraknya pun, dari 210 jadi 170 kilometer ada penghematan sekitar 40 kilometer Pak,” ujar Iwan.
Iwan menambahkan bahwa jalan tol tersebut juga akan memperkuat konektivitas antara Provinsi Jambi dan Sumatra Selatan sehingga meningkatkan kelancaran arus perdagangan sekaligus membantu mengurai kemacetan. “Dari segi konektivitas juga ini akan meningkatkan daya saing dari jalur perdagangan dari Jambi dan Sumatera Selatan lebih bisa terkoneksi dan juga ini tadi yang disampaikan oleh Pak Gubernur, mengurai kemacetan,” tambahnya.
Lebih lanjut, Iwan menyampaikan bahwa pembangunan jalan tol juga membuka peluang pemanfaatan lahan nonproduktif di sepanjang koridor jalan untuk mendukung sektor pertanian. “Dengan adanya tol ini nanti akan ada luas lahan non produktif, Pak Wapres, yang bisa dikonversi menjadi lahan pertaniannya hampir 896 ribu,” jelas Iwan.
Menurutnya, ruas Tol Betung–Jambi juga akan menjadi alternatif mobilitas masyarakat sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi di Provinsi Jambi. “Jadi harapannya, ketika tol ini jadi, itu ada alternatif untuk pergerakan dari arah Batanghari sisi selatan ke sisi utara, jadi akan lebih menggiatkan roda perekonomian dari Provinsi Jambi itu sendiri,” pungkasnya.
Menanggapi paparan tersebut, Wapres menegaskan pentingnya penyelesaian pembangunan jalan tol sesuai target guna mendukung arahan Presiden Prabowo Subianto dalam memperkuat konektivitas antardaerah dan mendorong pertumbuhan ekonomi. “Kami pastikan progres pembangunannya berjalan optimal sehingga selesai sesuai target dan manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat,” ujar Wapres.
Wapres meninjau langsung segmen ruas Tol Betung–Jambi dengan berkendara melalui jalur yang tengah dibangun sebagai bagian dari upaya pemerintah memastikan pembangunan Proyek Strategis Nasional (PSN) berjalan sesuai rencana.
Sebagai informasi, Jalan Tol Betung–Jambi memiliki panjang sekitar 170 kilometer yang menghubungkan Provinsi Sumatra Selatan dan Jambi. Hingga saat ini, sepanjang 52 kilometer ruas tol telah rampung dibangun, sedangkan penyelesaian keseluruhan proyek ditargetkan pada 2027.
Dalam peninjauan ini, Wapres didampingi oleh Gubernur Sumatra Selatan Herman Deru, Gubernur Jambi Al Haris, Bupati Musi Banyuasin M. Toha Tohet, Kepala Balai Pelaksanaan Jalan Nasional Jambi Robert E. Sihotang, Plt. Sekretaris Wapres Al Muktabar, dan Staf Khusus Wapres Achmad Adhitya.(red/rel)



