- Bertambah 3 Tersangka Baru, Total 10 Orang Terjerat Kasus Korupsi KUR Bank Daerah di Semendo
- Jaksa Beri Waktu Bos Perusahaan Sawit Satu Bulan Kembalikan Sisa Uang Rp219 Miliar dari Total Kredit Fiktif Rp1,4 Triliun
- Tabrakan Maut Bus versus Truk Tangki, 16 Korban Tewas Diidentifikasi di Palembang
- PWI Pusat dan Mahkamah Agung Bahas Pedoman Media Massa dan Media Sosial Peradilan
- Menkopolkam Pimpin Apel Kesiapsiagaan Karhutla 2026 di Sumsel
Tabrakan Maut Bus versus Truk Tangki, 16 Korban Tewas Diidentifikasi di Palembang
Menurut Herman Deru, proses identifikasi harus dilakukan secara teliti agar tidak terjadi kesalahan saat pemulangan jenazah kepada pihak keluarga. “Identifikasi ini penting. Jangan sampai salah korban yang dibawa pulang ke rumah keluarga masing-masing,” katanya.
Selain itu, Herman Deru bersama Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution juga memastikan akan membantu proses pemulangan 16 jenazah korban ke daerah asal masing-masing. Berdasarkan data sementara, korban berada di dua kendaraan berbeda. Di dalam truk terdapat tiga orang yang terdiri dari sopir dan kernet asal Sumatera Utara. Sementara itu, di dalam bus terdapat 13 penumpang.
Ia juga meminta PT Jasa Raharja segera memberikan bantuan kepada seluruh korban tanpa membedakan latar belakang. “Jangan pandang bulu, berikan bantuan,” ujarnya.
Terkait penyebab kecelakaan, Herman Deru mengatakan hal tersebut masih menjadi kewenangan pihak kepolisian. “Itu ranahnya Kapolda. Nanti Kapolda yang akan menjelaskannya,” katanya.
Menurutnya, kondisi jalan di Sumsel saat ini dalam keadaan baik dan layak dilintasi. Namun, ia tetap mengingatkan pentingnya kehati-hatian saat berkendara. “Tinggal lagi kita harus mengemudi dengan hati-hati,” ucapnya.



