Karhutla Sumsel Menyala, Hanguskan 2,25 Hektare Lahan di Ogan Ilir

JAKARTA, SIMBUR – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Provinsi Sumatera Selatan kembali terjadi di bulan ini. Masih di kawasan Kabupaten Ogan Ilir. Peristiwa ini mulai menjadi sorotan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).

Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari PhD menerangkan, karhutla melanda lahan di dua desa, yakni Desa Parit dan Palem Raya. “Peristiwa itu terjadi pada dua desa di Kabupaten Ogan Ilir, Provinsi Sumatra Selatan, pada Rabu (14/5), pukul 16.08 WIB,” ujar Muhari, Kamis (15/5).

Meski demikian, lanjut Muhari, BPBD setempat telah berhasil memadamkan api. Dilaporkan bahwa lahan yang hangus terbakar di Ogan Ilir seluas 2,25 hektare. “Titik karhutla diidentifikasi berada di Desa Parit dan Palem Raya. Lahan seluas 2,25 hektar terbakar. Dilaporkan pada hari ini (15/5), BPBD telah berhasil memadamkan api,” ungkapnya.

Menyikapi bencana tersebut, lanjut Muhari, BNPB terus mengimbau pemerintah daerah dan masyarakat untuk selalu siap siaga dan waspada. Meskipun memasuki musim pancaroba, potensi bencana hidrometeorologi tetap perlu diwaspadai. Pantau informasi cuaca dan iklim dari dari laman resmi pemerintah. “Ancaman karhutla, BNPB meminta semua pihak untuk turut memantau apabila terjadi titik api di wilayah sejak dini,” imbaunya.

Diwartakan sebelumnya, karhutla Sumsel telah dimulai dari Kabupaten Ogan Ilir. Karhutla terjadi di dekat tol Palembang-Indralaya (Palindra). Saat itu karhutla perdana terpantau di dua lokasi Kabupaten Ogan Ilir. Tepatnya, di Desa Palem Raya Kecamatan Indralaya Utara, Kamis (1/5). Sehari sebelumnya, karhutla terjadi di Desa Muara Baru, Kecamatan Pemulutan, Rabu (30/4).

Meskipun api yang membakar lahan di kawasan tersebut sudah berhasil dipadamkan tim gabungan BPBD, TNI, Polri, dan Manggala Agni, tapi masih menyisakan asap. Kelaksa BPBD Ogan Ilir, Edi Rahmat merilis data, hingga kini, total lahan yang terbakar di Ogan Ilir dari menjadi 7,95 hektare. Sementara luas lahan terbakar yang berhasil dipadamkan 2,12 hektare.

Lahan terbakar terdiri dari Arisan Jaya 0,5 ha pada 12 Februari 2025. Muara Baru 1 ha pada 30 April 2025. Palem Raya 2 ha pada 1 Mei 2025 dan 1 ha pada 2 Mei 2025. Sungai Rambutan 1 ha pada 6 Mei 2025. Terkini di Desa Parit 0,25 ha dan Palem Raya 2 ha pada Rabu, 14 Mei 2025.(red)