Cacar Monyet Bayangi Palembang, Potensi Penularan Kecil saat Pilkada 2024

PALEMBANG, SIMBUR – Warga Kota Palembang, Provinsi Sumatera Selatan dihebohkan dengan masuknya virus cacar monyet (monkeypox). Hal itu terungkap setelah JM, warga Kelurahan 4 Ulu, Kota Palembang berobat ke puskesmas dan diduga suspect atau terjangkit virus yang berasal dari Afrika itu.

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Palembang Yudhi Setiawan saat dikonfirmasi mengatakan, pihaknya sudah mengetahui dan melakukan penyelidikan epidemiologi. Termasuk melakukan pemeriksaan dan mengambil sampel pasien tersebut.

“Kami sudah melakukan penyelidikan epidemiologi dengan melakukan pemeriksaan pada kontak erat atau orang yang satu rumah dengan yang bersangkutan, sambil melakukan edukasi,” ungkap Yudhi kepada Simbur, Rabu (4/9).

Yudhi menambahkan, Dinkes Kota Palembang juga telah melakukan pemeriksaan laboratorium terhadap pasien dimaksud. “Hasil dari pemeriksaan laboratorium negatif cacar monyet,” tegasnya.

Lanjut Yudhi, petugas kesehatan di 42 puskesmas gencar melakukan penyuluhan langsung, bahkan melalui media sosial. Terkait pencegahan dan penanggulangan penyebaran cacar monyet di Bumi Sriwijaya. “Petugas di 42 puskesmas Kota Palembang sudah melakukan penyuluhan. Baik langsung maupun melalui media sosial kepada masyarakat tentang pencegahan cacar monyet,” terangnya.

Masih kata dia, upaya pencegahan dimulai dengan perilaku hidup bersih dan sehat. Kerap mencuci tangan dan mandi dua kali sehari. Di samping, tidak memakai pakaian atau handuk bersamaan. “Tetap melakukan perilaku hidup bersih dan sehat, antara lain selalu cuci tangan, mandi minimal 2 kali sehari, tidak saling pakai baju atau handuk,” paparnya.

Bukan hanya itu, kata dia lagi, masyarakat diimbau untuk mengonsumsi daging yang benar-benar matang. Di samping menghindari hubungan seks bebas bergonta-ganti pasangan. “Memasak makanan terutama daging dalam keadaan benar-benar masak, tidak berhubungan seks secara bebas (penularan melalui hubungan seks,” imbaunya.

Apabila mengalami gejala suspect cacar monyet, Yudhi menyarankan pasien tersebut untuk segera memeriksakannya ke fasilitas layanan kesehatan terdekat. “Termasuk segera datang fasilitas pelayanan kesehatan bila keluarga atau orang sekitar yang menunjukkan gejala cacar monyet,” ujarnya.

Ditanya penularan cacar monyet saat masa kampanye Pilkada, Yudhi menerangkan potensinya tidak begitu mengkhawatirkan. “Potensinya kecil karena penularannya tidak secepat Covid-19,” tandasnya.(red)