- UKW PWI di Polda Metro Jaya Lahirkan 77 Wartawan Kompeten
- Dorong Kurikulum TNI AD Lebih Adaptif dan Berkarakter
- Kemendagri Beri Penguatan Peran Daerah, Dukung Ketahanan dan Transisi Energi Nasional
- Alex Noerdin Dihadirkan saat Sidang, Kuasa Hukum Sebut Tidak Tahu Informasi Pasar Cinde Masuk Cagar Budaya
- TV 50 Inci Mati Total, Konsumen Gugat Perdata Polytron Palembang
Tentara Mediasi Konflik Antar-Warga Papua
PALEMBANG, SIMBUR – Satgas Pengamanan Perbatasan Republik Indonesia-Papua Nugini (RI-PNG) Batalyon Infanteri 141/AYJP Kolakopsrem 174/ATW mengadakan mediasi untuk menyelesaikan selisih paham antar keluarga di Distrik Nambioman Mur, Kab Mappi, Prov. Papua Selatan, Rabu (4/9). Mediasi ini sebagai upaya untuk meredakan ketegangan yang timbul antara dua keluarga yang terlibat perselisihan.
Tim mediasi terdiri dari personel militer (Pos Mur) yang bertugas untuk memfasilitasi dialog antara pihak-pihak yang berselisih dan mencari solusi damai. Selama proses mediasi, anggota Pos Mur menyampaikan informasi tentang pentingnya penyelesaian konflik secara damai dan mengedepankan dialog sebagai langkah utama. Selain itu juga memberikan nasihat tentang cara mengelola perbedaan pendapat dengan cara yang konstruktif.
“Mediasi ini merupakan bagian dari komitmen kami untuk menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah perbatasan, harapan kami melalui dialog terbuka, kami dapat membantu menyelesaikan masalah ini dengan cara yang baik dan menghindari eskalasi lebih lanjut,” ungkap Danpos Letda Inf Fadril Akbar.
Dengan mediasi ini, kata dia, kedamaian di antara keluarga tersebut tetap terjaga sekaligus mencegah potensi konflik di masa depan. “Dapat membangun hubungan yang harmonis di masyarakat,” pungkasnya.(red/rel)



