- Skandal Suap Fee Proyek Usai Pilkada 2024, Kejati Sumsel Tangkap Wakil Bupati Pali
- Sambut 443 Jemaah Haji Kloter Pertama Embarkasi Palembang
- Stabilisasi Harga TBS Kelapa Sawit, Bupati dan Wabup Mura Gelar Rakor
- PWI dan IPB Sepakat Siapkan Program Beasiswa S2 bagi Wartawan Indonesia
- Abpednas Raih 100 Ribu Anggota, Bertepatan Hari Lahir Pancasila 2026
Tentara Mediasi Konflik Antar-Warga Papua
PALEMBANG, SIMBUR – Satgas Pengamanan Perbatasan Republik Indonesia-Papua Nugini (RI-PNG) Batalyon Infanteri 141/AYJP Kolakopsrem 174/ATW mengadakan mediasi untuk menyelesaikan selisih paham antar keluarga di Distrik Nambioman Mur, Kab Mappi, Prov. Papua Selatan, Rabu (4/9). Mediasi ini sebagai upaya untuk meredakan ketegangan yang timbul antara dua keluarga yang terlibat perselisihan.
Tim mediasi terdiri dari personel militer (Pos Mur) yang bertugas untuk memfasilitasi dialog antara pihak-pihak yang berselisih dan mencari solusi damai. Selama proses mediasi, anggota Pos Mur menyampaikan informasi tentang pentingnya penyelesaian konflik secara damai dan mengedepankan dialog sebagai langkah utama. Selain itu juga memberikan nasihat tentang cara mengelola perbedaan pendapat dengan cara yang konstruktif.
“Mediasi ini merupakan bagian dari komitmen kami untuk menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah perbatasan, harapan kami melalui dialog terbuka, kami dapat membantu menyelesaikan masalah ini dengan cara yang baik dan menghindari eskalasi lebih lanjut,” ungkap Danpos Letda Inf Fadril Akbar.
Dengan mediasi ini, kata dia, kedamaian di antara keluarga tersebut tetap terjaga sekaligus mencegah potensi konflik di masa depan. “Dapat membangun hubungan yang harmonis di masyarakat,” pungkasnya.(red/rel)



