- Bertambah 3 Tersangka Baru, Total 10 Orang Terjerat Kasus Korupsi KUR Bank Daerah di Semendo
- Jaksa Beri Waktu Bos Perusahaan Sawit Satu Bulan Kembalikan Sisa Uang Rp219 Miliar dari Total Kredit Fiktif Rp1,4 Triliun
- Tabrakan Maut Bus versus Truk Tangki, 16 Korban Tewas Diidentifikasi di Palembang
- PWI Pusat dan Mahkamah Agung Bahas Pedoman Media Massa dan Media Sosial Peradilan
- Menkopolkam Pimpin Apel Kesiapsiagaan Karhutla 2026 di Sumsel
Jasad Balita Tersangkut Tumpukan Kayu dan Rumput di Tepian Sungai Kelingi
PALEMBANG, SIMBUR – Musibah seorang balita warga Karya Baru, Kecamatan Lubuk Linggau Timur 2, yang tenggelam di anak Sungai Kelinggi, akibat sampan terbalik. Berhasil ditemukan tim sar, pada Kamis (6/6/24) setelah 4 hari operasi pencarian.
Peristiwa terjadi Senin (3/6/24) pukul 03.30 WIB dini hari, Heru saksi mata sewaktu berada di rumah, dikejutkan dengan teriakan orang minta tolong. Setelah diperiksa dibelakang rumahnya, ada sebuah sampan terbalik. Herus bergegas mengambil sampan berusaha membantu, namun korban keburu tenggelam.
Pada pencarian hari keempat, Basarnas Sumsel membagi Tim sar menjadi beberapa SRU. Untuk metode pencarian kita bagi menjadi beberapa metode. Pertama melakukan pencarian dengan metode penyapuan yaitu menyusun personil rescuer dari tepi sungai hingga keseberang sungai dengan bergerak maju secara serentak.
Lalu pencarian melalui jalur darat dengan menyisir tepian sungai dan pencarian juga kita lakukan dengan menggunakan ekcavator milik masyarakat. “Sekitar pukul 17.30 WIB korban balita kami temukan mengapung, dengan posisi tersangkut di tumpukan-tumpukan kayu dan rerumputan di pinggir sungai. Radius sekitar 6 KM dari lokasi awal korban tenggelam dalam keadaan meninggal dunia,” kata Raymond Konstantine Kepala Basarnas Palembang.
Selanjutnya korban dievakuasi dan dibawa ke rumah sakit Siti Aisyah Lubuk Linggau. Kemudian diserahkan kepada pihak keluarga. Dengan ditemukannya korban maka operasi Sar dinyatakan selesai dan ditutup. (nrd)



