- Tetesan Air Sumber Kehidupan, Wujud Kepedulian Kasad di Brigif 8/GC
- Hadapi Medan Sulit, Tinjau Pembangunan Jembatan Gantung Koala Dua Belas
- Lumbung Energi Jadi Beban Moral, Layanan Listrik di Sumsel Harus Lebih Baik
- Jalan Berlumpur Jadi Ajang Berfoto Warga Desa
- Banjir Rendam Bayung Lencir, Warga Terisolasi dan Butuh Bantuan
Bantu Rakyat Pascabanjir, Tentara Gelar Karya Bakti
PALEMBANG, SIMBUR – Hujan yang mengguyur wilayah OKU beberapa hari lalu menyebabkan banjir dan tanah longsor. Bencana tersebut mengakibatkan kerusakan di beberapa tempat. Hal itu membuat Kodim 0403/OKU tergerak untuk membantu warganya yang terdampak pasca banjir.
Dandim 0403/OKU Letkol Inf Harri Feriawan Rumawatine mengatakan, setelah bencana terjadi, dia memerintahkan Pasi Ops Kodim 0403/OKU untuk mengerahkan pasukannya melaksanakan karya bakti membantu masyarakat yang terkena musibah.
“Saat ini OKU sedang berduka, karena terjadi bencana alam banjir dalam beberapa hari ini. Dampaknya membawa permasalahan yang harus segera ditangani, agar masyarakat bisa kembali beraktivitas seperti sedia kala serta meminimalisir kerugian,” kata Letkol Harri.
Hal itu, lanjut dia, sudah menjadi tugas TNI AD untuk membantu apabila ada rakyatnya mengalami musibah baik itu banjir maupun tanah longsor. “Untuk itu mari bersama-sama bantu masyarakat yang terkena bencana alam banjir ini,” imbuhnya
Dikatakan Dandim, saat melaksanakan karya bakti agar tetap memperhatikan faktor keamanan. Mengingat saat ini hujan masih sering turun dengan intensitas yang cukup tinggi dan banjir bisa datang sewaktu waktu.
“Walaupun Musim penghujan baru beberapa minggu, akan tetapi bencana yang terjadi sudah begitu banyak khususnya di wilayah OKU. Untuk itu mari kita bersama saling mengingatkan jika hujan lebat turun dalam waktu lebih dari 2 jam. Segera mengambil tindakan penyelamatan diri, perhatikan lingkungan sekitar kita sekiranya membahayakan segera cari tempat yang aman,” pungkasnya.
Diketahui, personel yang terlibat dalam kegiatan karya bakti tersebut yaitu TNI, Polri, Pol PP, dan Dinas Lingkungan Hidup. Selain itu, Damkar, BPBD, PUPR, PU Perkim, Dishub dan masyarakat setempat.(red/rel)



