- Jaksa Sita Truk dan Alat Berat Perusahaan Terkait Korupsi Distribusi Semen
- Pejabat Bank Tersangka Korupsi KUR di OKUT Tidak Ditahan karena Akan Menjalankan Ibadah Haji
- Diduga Menghalangi Penyidikan Kasus Korupsi, Staf Ahli Bupati Muba dan Oknum Pengacara Jadi Tersangka
- Sinergi Hadapi Musim Kemarau, Apel Karhutla Sumsel Bakal Digelar di Kampung Nelayan Sungsang pada 6 Mei 2026
- Resmi Dilantik, 325 Bintara Remaja TNI AD Siap Mengabdi untuk Negeri
Kawal Kunjungan Presiden Jokowi ke Bumi Silampari, Tetap Fokus dan Tidak Lengah
PALEMBANG, SIMBUR – Panglima Komando Tugas Gabungan Terpadu (Pangkogasgabpad) Pam VVIP Sumsel Mayjen TNI Naudi Nurdika menyambut kedatangan Presiden RI Joko Widodo di Bandara Silampari Lubuklinggau. Hal itu disampaikan Kapendam Kolonel Arh Saptarendra Prasada, S.T., M.M.
Diterangkan Kapendam, guna mengamankan Kunker Presiden RI di wilayah Sumsel kali ini digelar sekitar 4.800 pasukan. “Digelar dari mulai Lubuk Linggau, Musi Rawas (Mura), Muara Rawas Utara (Muratara). Baik dari unsur TNI, Polri, Satpol PP, Damkar, PLN dan instansi lain terkait,”ujar Sapta, Kamis (30/5).
Selama kegiatan, lanjutnya, pihaknya fokus untuk mengamankan dan memberikan ruang agar aktifitas presiden dengan masyarakat dapat berlangsung dengan baik. “Pangdam, selaku Pangkogasgabpad dan Kapolda Sumsel selaku Wapangkogasgabpad, serta PJ Gubernur Sumsel mendampingi kegiatan Presiden,” tandas mantan Kasipers Kasrem 143/HO itu.
Untuk diketahui, Satgas Pamwil yang dibawah komando Danrem 044/Gapo Brigjen TNI M.Thohir ini hanya mengamankan rute perjalanan dari Lubuk Linggau, Mura dan Muratara saja tapi juga objek kegiatan Kunker. “Seperti Bandara Silampari Lubuk Linggau, RSUD dan Pasar Rupit Muratara, RSUD Sobirin Mura, Bulog dan Pasar Satelit Lubuklinggau serta tempat Presiden dan rombongan menginap,” tandasnya.
Diwartakan sebelumnya, sekitar 4.800 pasukan disiagakan dalam rangka kunjungan Presiden Joko Widodo ke Lubuk Linggau, Musi Rawas (Mura), dan Musi Rawas Utara (Muratara), Kamis (30/5).
Menurut Kapendam, pengamanan VVIP Presiden dan Wakil Presiden merupakan bagian dari tugas pokok TNI dalam hal OMSP, sehingga Pangdam II/Swj menjadi Pangkogasgabpad dengan wakilnya yaitu Kapolda Sumsel.
“Pangdam menyampaikan bahwa meski kegiatan kunker RI -1 di wilayah Sumsel merupakan kegiatan yang sudah kesekian kalinya, seluruh jajaran tetap harus fokus dan tidak lengah,”ujar Sapta.
Atas dasar itu, Pangkogasgabpad dan Wapangkogasgabpad melakukan pemeriksaan pasukan. “Tidak saja kesiapan personel namun juga dilakukan pengecekan alat dan sarana yang digunakan termasuk pemahaman tugas dan tanggungjawab pasukan, khususnya para Dansubsatgas,”ujar Sapta.
Untuk diketahui, bertindak sebagai Dansatgas Pamwil di Sumsel yaitu Danrem 044/Gapo Brigjen TNI M.Thohir. “Dengan apel gelar pasukan dan gladi Pengamanan ini untuk memastikan kesiapan di wilayah dalam mendukung kegiatan Presiden di wilayah Kodam II/Swj,”pungkasnya.(red/rel)



