Tugas Satgas adalah Operasi Tempur, Sejengkal Tanah di Perbatasan Tidak Ada Kata Aman

# Selalu Waspada dan Cepat Beradaptasi dengan Masyarakat

 

PALEMBANG, SIMBUR – Komandan Brigade Infanteri (Danbrigif) 8/Garuda Cakti Letkol Inf Enrico Setiyo Nugroho S.Sos.MTr (Han) mengunjungi Batalyon Infanteri 141/Aneka Yudha Jaya Prakosa. Dalam rangka Pemeriksaan Kesiapan Operasi (Riksiapops) Yonif 141/AYJP yang akan melaksanakan Satgas Pamtas RI-PNG. Kegiatan bertempat di Lapangan Yonif 141/AYJP, Karang Jaya , Kab. Muara Enim, Sumsel.

Danbrigif mengatakan, rangkaian kegiatan diawali dengan hormat jajar, penyambutan dengan yel-yel semangat prajurit, didampingi Para kasi brigif 8 /GC dan Danyonif 141/AYJP selaku Dansatgas. “Setelah itu Paparan Danyon selaku Dansatgas kepada Danbrigif 8/GC tentang kesiapan Satgas Yonif 141/AYJP, baru kemudian pengecekan kesiapan personel dan materiil. Saya tekankan kepada para Danpos harus peduli kepada anggota dan keadaan tempat penugasan, Sebab, Danpos merupakan kunci dari keberhasilan tugas,” ungkap Letkol Enrico, Selasa (21/5).

Pola tugas saat ini, lanjutnya, membuat inisiatif untuk menangani perkembangan di daerah penugasan. Karena tugas Satgas adalah operasi tempur. Selain itu tidak lupa tetap melaksanakan binter (pembinaan teritorial) untuk mendekatkan diri kepada masyarakat. “Selalu waspada dan cepat beradaptasi dangan daerah tugas masing-masing, ikuti dan pelajari bangsit (perkembangan situasi) daerah tersebut.” tegasnya

Dia harap Satgas Pamtas RI-PNG Yonif 141/AYJP bisa berjalan dengan lancar, berangkat sehat kembalipun dengan keberhasilan. “Selalu tanamkan di dalam hati dan pikiran bahwasanya sejengkal tanah di daerah penugasan tidak ada kata aman,” pungkasnya.(red/rel)

Posted in TNI