- Empat Lawang Krisis Air Bersih, Polisi Bantu Warga Terdampak Kekeringan
- Sumsel Peringkat Empat Karhutla Terluas, Pemerintah Pusat Perkuat Operasi Darat
- Bank Pelat Merah dalam Lingkar "Pelangi", Potensi Biaskan Dana Nasabah dan Uang Negara
- Mulyadi Ditemukan Tewas Mengapung di Danau Sanawal
- Terus Padamkan Karhutla di Kawasan Gunung Bromo
Empat Lawang Krisis Air Bersih, Polisi Bantu Warga Terdampak Kekeringan
EMPAT LAWANG, SIMBUR – Kesulitan mendapatkan air bersih dirasakan sejumlah warga Kelurahan Tanjung Kupang Baru, Kecamatan Tebing Tinggi, Kabupaten Empat Lawang, Sumatera Selatan. Kondisi tersebut semakin terasa di tengah musim kemarau yang membuat sejumlah sumber air warga mengering, Selasa (11/08/2026).
Merespons kondisi tersebut, Polres Empat Lawang turun langsung menyalurkan bantuan air bersih kepada masyarakat. Kegiatan tersebut dipimpin langsung Kapolres Empat Lawang AKBP Abdul Aziz Septiadi, S.H., S.I.K., M.H., bersama Kapolsek Tebing Tinggi KOMPOL Herman Akhiri, S.IP., M.M.
Bantuan air bersih ini diberikan sebagai bentuk kepedulian kepolisian terhadap warga yang terdampak kekeringan. Air yang disalurkan diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan dasar masyarakat, terutama untuk keperluan sehari-hari.
Kapolres Empat Lawang AKBP Abdul Aziz Septiadi mengatakan, penyaluran air bersih merupakan bagian dari kegiatan bantuan sosial Polri kepada masyarakat yang membutuhkan. “Hari ini kami dari Polres Empat Lawang memberikan bantuan sosial berupa air bersih kepada masyarakat sebagai wujud Polri hadir untuk masyarakat,” ujar Abdul Aziz.
Menurutnya, musim kemarau yang berlangsung cukup panjang telah menyebabkan sejumlah sumber air mengalami kekeringan. Kondisi tersebut membuat masyarakat kesulitan memperoleh air bersih untuk kebutuhan sehari-hari. “Musim kemarau yang sudah berkepanjangan ini mengakibatkan sumber-sumber air mengalami kekeringan. Mudah-mudahan bantuan ini bermanfaat bagi masyarakat di seputaran Kabupaten Empat Lawang,” katanya.
Ia menambahkan, kegiatan penyaluran air bersih tersebut tidak hanya dilakukan sekali. Polres Empat Lawang berencana melaksanakan kegiatan serupa secara rutin selama masyarakat masih membutuhkan bantuan air bersih. “Insyaallah ini akan kita laksanakan secara rutin,” ujar Abdul Aziz.
Sementara itu, Rika, salah seorang warga sekitar, mengaku bantuan air bersih dari kepolisian sangat membantu masyarakat yang selama ini kesulitan mendapatkan air.
Menurut Rika, untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, warga terpaksa membeli air. Ketika hujan turun, sebagian warga juga menampung air hujan untuk digunakan. “Selama ini kami mendapatkan air dengan cara membeli. Kalau hujan, kami menampung air hujan. Belum ada bantuan sama sekali, kecuali dari Polres Empat Lawang,” kata Rika.
Ia pun menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada jajaran Polres Empat Lawang yang telah memberikan bantuan air bersih kepada warga. “Kami sangat berterima kasih kepada Polres Empat Lawang. Selama ini kami memang kesulitan mendapatkan air bersih, sudah lama kami susah mendapatkan air bersih,” ujarnya.
Penyaluran bantuan tersebut menjadi angin segar bagi warga Tanjung Kupang Baru yang tengah menghadapi dampak musim kemarau. Kehadiran polisi di tengah persoalan kebutuhan dasar masyarakat juga menunjukkan bahwa kepolisian tidak hanya menjalankan fungsi keamanan dan penegakan hukum, tetapi turut hadir membantu masyarakat dalam menghadapi kondisi sulit.(rel/smsi)



