- Jaksa Sita Truk dan Alat Berat Perusahaan Terkait Korupsi Distribusi Semen
- Pejabat Bank Tersangka Korupsi KUR di OKUT Tidak Ditahan karena Akan Menjalankan Ibadah Haji
- Diduga Menghalangi Penyidikan Kasus Korupsi, Staf Ahli Bupati Muba dan Oknum Pengacara Jadi Tersangka
- Sinergi Hadapi Musim Kemarau, Apel Karhutla Sumsel Bakal Digelar di Kampung Nelayan Sungsang pada 6 Mei 2026
- Resmi Dilantik, 325 Bintara Remaja TNI AD Siap Mengabdi untuk Negeri
Ciptakan Ekosistem Kondusif bagi Pertumbuhan Ekonomi Daerah
PALEMBANG, SIMBUR – Pasar beduk menjadi momen penting dalam membangun kolaborasi yang kuat antara pemerintah dan masyarakat selama bulan Ramadan. Kali ini pasar beduk digelar di area Rumah Kreatif Kemenkeu Satu Sumsel, Jalan Rajawali No 22 Palembang. Diikuti 28 kios UMKM, pasar beduk ini berlangsung hingga 5 April mendatang.
Ketua Panitia Pasar Beduk 2024, Edy Gunawan mengatakan, dirinya berkomitmen menyelenggarakan pasar beduk dengan baik. “Kami mengundang semua pihak untuk berkontribusi dalam memajukan sektor UMKM di Sumatera Selatan,” harapnya.
Kakanwil DJBC Sumbagsel selaku Ketua Pokja UMKM Kemenkeu Satu Sumsel Sugeng Apriyanto mengatakan, kegiatan ini dapat membuka peluang bagi pelaku usaha/UMKM. “Pasar Bedug 2024 dapat memperkuat sinergi untuk menciptakan ekosistem kondusif bagi pertumbuhan ekonomi,” ujarnya.
Kepala LLDIKTI Wilayah II, Prof Dr Iskhaq Iskandar yang hadir saat itu mengatakan, kegiatan Pasar Beduk 2024 mendukung implementasi program Magang Berbasis Kurikulum Merdeka (MBKM). “Ini memberi peluang berharga sehingga mahasiswa dan dosen dapat memperoleh pengalaman berharga di dunia industri,” ujarnya.
Sementara itu, akademisi Dr Desy Misnawati MIKom mengatakan, kolaborasi ini akan terjalin kerja sama yang lebih erat antara pelaku usaha/UMKM. “Kami yakin UMKM di Sumatera Selatan semakin berkembang dan memberikan kontribusi bagi perekonomian daerah,” ujarnya. (rel)



