- Sebarkan "Virus" Perdamaian dan Riding Skuter di Palembang, Slank Bakal Rilis Album Terbaru pada 5 Juni 2026
- Buronan Kasus Pelecehan Seksual Ditangkap di Rumah Tetangga
- Olahraga Bersama Insan Media, Kodam II/Sriwijaya Turut Menjaga Ketahanan Informasi Nasional
- Pangdam II/Swj Ambil Sumpah 1.583 Tamtama Remaja, Kasad: Perkuat Batalyon Teritorial Pembangunan
- Tinjau Koperasi Merah Putih di Lahat, Apresiasi Pembangunan dan Dorong Ekonomi Lokal
Ciptakan Ekosistem Kondusif bagi Pertumbuhan Ekonomi Daerah
PALEMBANG, SIMBUR – Pasar beduk menjadi momen penting dalam membangun kolaborasi yang kuat antara pemerintah dan masyarakat selama bulan Ramadan. Kali ini pasar beduk digelar di area Rumah Kreatif Kemenkeu Satu Sumsel, Jalan Rajawali No 22 Palembang. Diikuti 28 kios UMKM, pasar beduk ini berlangsung hingga 5 April mendatang.
Ketua Panitia Pasar Beduk 2024, Edy Gunawan mengatakan, dirinya berkomitmen menyelenggarakan pasar beduk dengan baik. “Kami mengundang semua pihak untuk berkontribusi dalam memajukan sektor UMKM di Sumatera Selatan,” harapnya.
Kakanwil DJBC Sumbagsel selaku Ketua Pokja UMKM Kemenkeu Satu Sumsel Sugeng Apriyanto mengatakan, kegiatan ini dapat membuka peluang bagi pelaku usaha/UMKM. “Pasar Bedug 2024 dapat memperkuat sinergi untuk menciptakan ekosistem kondusif bagi pertumbuhan ekonomi,” ujarnya.
Kepala LLDIKTI Wilayah II, Prof Dr Iskhaq Iskandar yang hadir saat itu mengatakan, kegiatan Pasar Beduk 2024 mendukung implementasi program Magang Berbasis Kurikulum Merdeka (MBKM). “Ini memberi peluang berharga sehingga mahasiswa dan dosen dapat memperoleh pengalaman berharga di dunia industri,” ujarnya.
Sementara itu, akademisi Dr Desy Misnawati MIKom mengatakan, kolaborasi ini akan terjalin kerja sama yang lebih erat antara pelaku usaha/UMKM. “Kami yakin UMKM di Sumatera Selatan semakin berkembang dan memberikan kontribusi bagi perekonomian daerah,” ujarnya. (rel)



