- Sita 4 Ton Timah Ilegal Senilai Rp1,7 Miliar di Pangkalpinang
- Dilanda Kekeringan, Sejumlah Daerah di Indonesia Kekurangan Air Bersih
- Peringati Hari Bhayangkara Ke-80, Optimistis Kepercayaan Publik terhadap Polisi Terus Meningkat
- Dewan Pertimbangan SMSI Pusat Taufiequrachman Ruki Terima Bintang Kehormatan dari Presiden Prabowo pada Hari Bhayangkara ke-80
- Sambut Hari Bhayangkara Ke-80, Polda Sumsel Gelar Doa Bersama Lintas Agama
Gajah Liar Kembali Masuk Pemukiman Warga
# Tim BKSDA Sumsel Standby di Lokasi
PALEMBANG, SIMBUR – Kawanan gajah liar dikabarkan masuk ke perkampungan warga. Tepatnya di Desa Simpang Tiga Sakti Kecamatan Tulung Selapan, Kabupaten Ogan Komering Ilir. Aksi gajah liar tersebut terekam kamera warga dan viral di media sosial.
Dalam tayangan video amatir itu, tampak kawanan gajah liar coba menghancurkan jalan terbuat dari kayu. Sementara, warga hanya melihat dari kejauhan dan tak berani mendekat. Sambil mengabadikan ulah si belalai panjang.
Informasi tersebut dibenarkan Kepala Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Sumatera Selatan, Ujang Wisnu Barata. Menurut dia, pihaknya telah menurunkan tim untuk mengatasi gajah sumatera (Elephas maximus sumatranus) itu agar tidak mengganggu penduduk setempat. “Iya. Tim sudah stanby di lokasi,” ungkap Ujang Wisnu Barata kepada Simbur, Kamis (4/1).
Ditanya, apakah gajah liar tersebut sudah terpasang GPS Collar, atau dampak karhutla, BKSDA Sumsel mengatakan bukan. Diwartakan, sekitar 37 ekor gajah liar yang telah masuk ke perkampungan. Saat mencari makanan, gajah liar tersebut sempat merusak tanaman di pekarangan warga.
Tidak ada korban jiwa akibat kemunculan yang satwa liar itu. Tidak terjadi konflik antara gajah dan manusia. Saat ini pihak terkait berusaha menggiring gajah liar tersebut kembali ke habitatnya. (red)



