- Jaksa Sita Truk dan Alat Berat Perusahaan Terkait Korupsi Distribusi Semen
- Pejabat Bank Tersangka Korupsi KUR di OKUT Tidak Ditahan karena Akan Menjalankan Ibadah Haji
- Diduga Menghalangi Penyidikan Kasus Korupsi, Staf Ahli Bupati Muba dan Oknum Pengacara Jadi Tersangka
- Sinergi Hadapi Musim Kemarau, Apel Karhutla Sumsel Bakal Digelar di Kampung Nelayan Sungsang pada 6 Mei 2026
- Resmi Dilantik, 325 Bintara Remaja TNI AD Siap Mengabdi untuk Negeri
Kepala Sekolah Tewas Lakalantas saat Hardiknas, Oknum Polisi yang Menabrak Korban Sudah Ditahan
MUSI RAWAS, SIMBUR – Kepala sekolah di Musi Rawas, Yuharto tewas lakalantas saat Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas), Selasa (2/3) lalu. Nahas dialami guru itu terjadi di depan SPBU di Jalan Muara Beliti. Tepatnya di Jalan Lintas Tengah Sumatera, Kabupaten Musi Rawas.
Informasi yang dihimpun, motor Honda Beat warna silver yang dikendarai korban saat itu keluar dari arah pom bensin menuju arah Muara Beliti. Tiba-tiba motor korban tertabrak mobil Toyota Agya yang dikemudikan oknum anggota Polres Musi Rawas berinsial Bripda A.
Kapolres Mura, AKBP Danu Agus Purnomo SIK, MH didampingi Kasat Reskrim, AKP Muhammad Indra Prameswara dan Kanit Pidsus, Ipda Niko Rosbarinto membenarkan kejadian itu. Kapolres juga menyampaikan duka cita mendalam kepada korban kecelakaan.
“Jadi kami informasikan, pada 2 Mei 2023, hari Selasa, telah terjadi kecelakaan lalu lintas berlokasi di depan pom bensin di Jalan Muara Beliti. Tepatnya di Jalan Lintas Tengah Sumatera, yaitu di Kabupaten Mura, antara kendaraan Honda Beat warna Silver yang baru saja keluar dari arah pom bensin yang dikendarai, Yuharto, menuju arah Muara Beliti. Jadi kendaraan tersebut tertabrak oleh mobil Toyota Agya yang dikendarai oleh seorang anggota Polri, oknum anggota Polres Mura, anggota kami, berinsial Bripda A. Oleh sebab itu, saya atas nama Polres Mura, mengucapkan turut berduka cita dan berbelasungkawa atas kejadian tersebut,” kata Kapolres usai menghadiri sidang Paripurna Dalam Rangka HUT Musi Rawas Ke 80 Tahun 2023 di Ruang Rapat Paripurna DPRD Mura, Kecamatan Muara Beliti, Kabupaten Mura, Rabu (3/5).
Kapolres menjelaskan, dari informasi bahwa kejadian tersebut sekitar pukul 07.30 WIB. Setelah kejadian, korban langsung dilarikan ke rumah sakit Siti Aisyah. Setelah terjadi lakalantas tersebut, kata Kapolres, kondisi beliau masih hidup. Kemudian saat dibawa ke Rumah Sakit Siti Aisyah tersebut, almarhum meninggal dunia. Setelah itu almarhum dibawa menuju rumah duka di Kecamatan Muara Lakitan, Kabupaten Musi Rawas dan sudah dimakamkan, kemarin sekitar pukul 16.00 WIB, setelah salat Asar.
“Jadi dapat kami informasikan bahwa di sini pelaku yang terlibat dalam kecelakaan tersebut itu adalah oknum anggota Polres Mura, saat ini sudah kami amankan (tahan). Saat ini masih proses penyidikan. Kami juga menyampaikan bahwa terhadap pelaku tersebut kami akan kenakan tindakan khusus kepolisian. Akan dikenakan sanksi. Untuk pidananya juga masih berjalan, karena masih proses penyidikan masih berjalan oleh Unit Lakalantas Polres Mura,” jelasnya.
Lebih lanjut Kapolres menjelaskan, dari pengakuan dari oknum ini, sengaja dari perjalanan, jadi memang dari anggota kami ini sedang melakukan perjalanan menuju arah Lubuklinggau dalam melaksanakan kegiatan dinas. Saat melaju jalur tersebut tentunya berupaya untuk sebelah kanan, namun ini nanti akan pendalam sekali proses pemeriksaan.
“Kami juga sangat menyayangkan musibah ini terjadi pada saat pagi hari kemudian juga monitor bahwa Yuharto merupakan seorang guru kepala sekolah. Ini yang sangat kami sayangkan,” ujarnya.
Korban melakukan perjalanan mengisi bensin kemudian dari arah keluar SPBU tersebut rencana untuk berbelok kanan memotong jalan dari arah SPBU. “Namun karena musibah ini sudah terjadi kami mengucapkan turut berdukacita sedalam-dalamnya kepada keluarga yang ditinggalkan,” tegasnya.
Dan, dari pihak keluarga, kata Kapolres, kemarin sudah bertemu dengan pihak keluarga dan juga tetap mengikhlaskannya. Meski demikian, dari pihak kepolisian sudah kejadian seperti ini, diserahkan sesuai ketentuan berlaku. Proses yang dilakukan tetap berjalan. Yang jelas, tegasnya, pihaknya akan melakukan proses disiplin. Polisi juga akan melakukan pengecekan atau pendalaman kembali.
“Saya juga menegaskan, mengenai adanya pemberitaan bahwa tabrakan atau kecelakaan lalu lintas dengan menggunakan kendaraan polisi, perlu kami klarifikasi. Ini bukan kendaraan dinas kepolisian. Ini kendaraan pribadi Toyota Agya warna putih. Memang sekaligus yang sangat kami sesalkan yang terlibat kecelakaan lalu lintas ini adalah anggota Polres Mura. Kami juga menyampaikan kepada seluruh masyarakat terkait kecelakaan lalu lintas di jalan ini bisa menimpa siapa saja bahkan menimpa anggota kami. Oleh sebab itu kami berharap kepada masyarakat untuk berhati-hati agar mengingatkan kembali kepada para pengendara kendaraan kendaraan bermotor agar selalu memakai helm. Seluruh masyarakat untuk mengetahui hal ini, dengan sesama. Kami dari kepolisian tentunya akan memproses sesuai dengan hukum yang berlaku,” tuturnya.(rel/smsi)



