- Jaksa Sita Truk dan Alat Berat Perusahaan Terkait Korupsi Distribusi Semen
- Pejabat Bank Tersangka Korupsi KUR di OKUT Tidak Ditahan karena Akan Menjalankan Ibadah Haji
- Diduga Menghalangi Penyidikan Kasus Korupsi, Staf Ahli Bupati Muba dan Oknum Pengacara Jadi Tersangka
- Sinergi Hadapi Musim Kemarau, Apel Karhutla Sumsel Bakal Digelar di Kampung Nelayan Sungsang pada 6 Mei 2026
- Resmi Dilantik, 325 Bintara Remaja TNI AD Siap Mengabdi untuk Negeri
Mawardi Yahya Lihat Sikon Maju Calon Gubernur Sumsel, Heri Amalindo: Kuncinya Lihat Akhlak Pemimpin
PALEMBANG, SIMBUR – Wakil Gubernur Sumsel H Mawardi Yahya siap maju sebagai calon Gubernur pada Pemilu 2024. Hal itu diungkapnya bersama Bupati Pali Heri Amalindo saat menghadiri hari jadi salah satu lembaga swadaya masyarakat. Mawardi mengatakan, dirinya juga butuh masukan sehingga membuka pintu seluas-luasnya untuk membuat kajian menjadi pertimbangan.
“Selama tidak merugikan pihak mana pun tentu tidak masalah. Apalagi, tidak lama lagi Pileg dan Pilpres tahun 2024. Secara pribadi terimakasih akan dukungan saya menjadi Gubernur mendatang. Untuk mata pilih ada 6 juta di Sumsel. Kalau semuanya warga OI itu, tentu saya siap maju. Namun cuma 300 ribu warga Kabupaten OI. Itu masalahnya. Ya lihat sikon (situasi dan kondisi), bila mendukung, maju. Kalau membawa mudorat untuk apa,” timbang Mawardi Yahya, Selasa (31/1) pukul 14.00 WIB, di Kompleks Ilir Barat Permai, Palembang.
Mawardi mengatakan, pihaknya sangat membutuhkan dukungan masyarakat dalam membangun kemajuan provinsi Sumsel saat ini. “Mari bersama membangun Sumsel. Saya yakin masyarakat melihat karya sebelumnya seorang pemimpin itu. Alhamdulilah kami tetap diberikan kesehatan sehingga bisa mengabdi sebagai Wagub Sumsel,” ungkapnya.
Mawardi menegaskan, lembaga swadaya masyarakat sendiri turut berkontribusi untuk menyampaikan keinginan rakyat dan menjadi mitra Pemda Sumsel membangun Sumsel. “Sehingga penyelenggaraan pemerintah daerah yang bersih,” tukas Wagub.
Bupati Pali Ir Heri Amalindo mengatakan, ia menyempatkan diri untuk hadir dalam kegiatan ini. “Banyak pekerjaan yang dikerjakan di Pali. Harapan kami siapapun maju dan memang Pilgub tetap solid, jangan terkotak gara – gara Pilkada. Jadi artinya kalau kami ikut konstelasi kita tetap teman dan keluarga, jangan terpecah, berdarah darah, terluka demi sebuah jabatan,” harapnya.
Heri melanjutkan, maka seluruh 17 kabupaten kota harus bersinergi untuk Sumsel. “Saya tidak mau memberikan harapan, jika atau senadainya, tapi saya memberikan pekerjaan dan jalan keluar juga kepastian, misalnya program kepentingan masyarakat,” tegasnya.
“Paling penting, jangan pilih pemimpin suka menipu, karena berdosa kalau milihnya. Kalau masalah jalan jembatan silakan kritik, tapi jangan masalah pribadi, sebab sesama muslim harus menutup aib. Kuncinya lihat akhlak pemimpin, tidak hanya pintar dan kaya saja, agar tidak salah pilih,” tukasnya.
Ketua Lembaga Swadaya Masyarakat Indra Supriadi SP mengatakan pihaknya juga tidak harus berhadapan dengan kepentingan pemerintah, tapi bisa juga bekerja sama. “Kami juga harus bekerja sama dengan pemerintah, untuk ikut andil membangun Sumsel,” cetusnya. (nrd)



