- Jaksa Sita Truk dan Alat Berat Perusahaan Terkait Korupsi Distribusi Semen
- Pejabat Bank Tersangka Korupsi KUR di OKUT Tidak Ditahan karena Akan Menjalankan Ibadah Haji
- Diduga Menghalangi Penyidikan Kasus Korupsi, Staf Ahli Bupati Muba dan Oknum Pengacara Jadi Tersangka
- Sinergi Hadapi Musim Kemarau, Apel Karhutla Sumsel Bakal Digelar di Kampung Nelayan Sungsang pada 6 Mei 2026
- Resmi Dilantik, 325 Bintara Remaja TNI AD Siap Mengabdi untuk Negeri
Peredaran 115 Kg Sabu “Excellent” Jaringan Asia Tenggara Digagalkan
Kepala BNNP Sumsel Brigjen Pol Djoko Prihandi SIk MH mengatakan dalam gelar perkaranya pada Senin (30/1/23) pukul 11.00 WIB, bahwa peredaran narkotika ini melibatkan jaringan internasional Asia Tenggara. “Dilihat dari kemasannya ini merupakan barang baru. Ada lambang hologram gambar Naga dan Diamond bertuliskan excellent. Artinya barang ini cukup bagus dan sudah dicek Labfor Polda Sumsel,” cetusnya.
Sabu merek baru ini, berasal dari golden three angle yakni Laos, Myanmar dan Thailand. “Informasi diproduksi pabrikan nya di Myanmar, memang di Myanmar, Thailand, dan Laos Utara. Merupakan daerah tempat mereka memproduksi. Daerah yang sulit dijangkau oleh aparat keamanan negara setempat,” ungkapnya kepada Simbur.
Djoko menegaskan, sabu ini didistribusikan dari Aceh melalui Pekanbaru, Dumai, kemudian dibawa ke Palembang. Informasi melalui pengembangan intelijen IT, bahwa akan ada distribusi sabu berasal dari Aceh melalui Pekanbaru, Dumai, lalu langsung dilakukan pengecekan di lapangan. Ternyata terjadi transaksi penyerahan sabu seberat 115 kilogram ke wilayah Palembang.



