- Jaksa Sita Truk dan Alat Berat Perusahaan Terkait Korupsi Distribusi Semen
- Pejabat Bank Tersangka Korupsi KUR di OKUT Tidak Ditahan karena Akan Menjalankan Ibadah Haji
- Diduga Menghalangi Penyidikan Kasus Korupsi, Staf Ahli Bupati Muba dan Oknum Pengacara Jadi Tersangka
- Sinergi Hadapi Musim Kemarau, Apel Karhutla Sumsel Bakal Digelar di Kampung Nelayan Sungsang pada 6 Mei 2026
- Resmi Dilantik, 325 Bintara Remaja TNI AD Siap Mengabdi untuk Negeri
Massa Menduga Seleksi PPK Sarat Kecurangan
PALEMBANG, SIMBUR – Massa dari Serikat Mahasiswa Muslimin Indonesia (SEMMI) Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel), melakukan aksi demo di kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) provinsi Sumatera Selatan, Jumat (23/12).
Dalam orasinya, Koordinator Aksi Renaldi Davinci sekaligus Korwil SEMMI Sumatera Selatan, meminta kepada ketua Komisioner KPU provinsi Sumatera Selatan untuk segera mengambil tindakan tegas atas rumor yang beredar. Terkait adanya dugaan kecurangan pada seleksi perekrutan Panitia Penyelenggara Kecamatan (PPK) di KPU Kabupaten Banyuasin.
“Kami meminta KPU Sumatera Selatan, untuk segera turun langsung ke KPU Banyuasin. Jika terbukti bersalah maka ganti seluruh komisioner KPU Banyuasin,” tegas Renaldi.
Sebagai amanat konstitusi, lanjut Renaldi, KPU merupakan lembaga independen, jangan sampai di cederai oleh oknum-oknum yang bermental pecundang. “Oleh karena itu dalam rangka mengawal terwujudnya Pemilihan umum secara langsung, umum, bebas, rahasia, jujur dan adil. SEMMI Korwil Sumatera Selatan siap bersinergi dengan KPU Provinsi Sumatera Selatan,” pungkasnya.
Kemudian, koordinator lapangan, Adi Merdeka didampingi Ari Anggara, Hardaya, Maradona, Riko, Tonny, Ari TS, Erson, dan rekan-rakan lain menjelaskan bahwa aksi hari ini merupakan aksi damai, tidak ada ditunggangi oleh kepentingan pribadi maupun golongan, rill ini merupakan bentuk kepedulian terhadap pemerintah khususnya KPU.
Sementara itu, menjawab aksi massa ini, Ketua KPU Sumatera Selatan, Amrah Muslimin, SE., M.Si, secara tegas akan segera memanggil Komisioner KPU Banyuasin, dan akan mempertemukan SEMMI Sumsel dengan Komisioner KPU kabupaten Banyuasin, untuk mencari kebenaran terkait rumor yang beredar tersebut.
“Saya membutuhkan teman-teman untuk memberikan data dan fakta, Kalau memang itu terbukti kami akan bersama-sama melaporkan ke DKPP, dan memberhentikan, itu komitmen saya,” tegas ketua KPU Provinsi Sumatera Selatan tersebut.(rel/smsi)



