- Lima Pendaki Terluka akibat Letusan Gunung Api Dukono
- Bertambah 3 Tersangka Baru, Total 10 Orang Terjerat Kasus Korupsi KUR Bank Daerah di Semendo
- Jaksa Beri Waktu Bos Perusahaan Sawit Satu Bulan Kembalikan Sisa Uang Rp219 Miliar dari Total Kredit Fiktif Rp1,4 Triliun
- Tabrakan Maut Bus versus Truk Tangki, 16 Korban Tewas Diidentifikasi di Palembang
- PWI Pusat dan Mahkamah Agung Bahas Pedoman Media Massa dan Media Sosial Peradilan
Sepuluh Korban Tewas akibat Kecelakaan Tambang Batu Bara
JAKARTA, SIMBUR – Kecelakaan tambang batu bara terjadi di Prambahan, Kota Sawahlunto, Jumat (9/12) pukul 08.00 WIB. Akibat peristiwa itu telah menyebabkan 10 orang meninggal dunia, 1 luka berat/kritis dan 1 luka ringan.
“Para korban ditemukan pada kedalaman antara 100-300 meter. Saat ditemukan, para korban mengalami luka bakar di beberapa bagian tubuh,” ungkap Abdul Muhari PhD, Plt Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melalui keterangan tertulis yang diterima redaksi, Sabtu (10/12).
Informasi yang dihimpun oleh Pusat Pengendali dan Operasi (Pusdalops) BNPB, lanjut Muhari, korban yang mengalami luka berat/kritis telah dievakuasi ke RSUD Sawahlunto. Sedangkan yang luka ringan telah mendapatkan perawatan intensif dan sudah diperbolehkan pulang.



