Imunisasi Massal Menyasar 4,2 Juta Anak Indonesia, 15 Bayi Di-PCV di Puskesmas Talang Jambe

PALEMBANG, SIMBUR – Pemerintah Indonesia menargetkan imunisasi PCV (pneumococcal conjugate vaccine) dilakukan untuk 4,2 juta atau sekitar 80 persen bayi yang ada di Tanah Air selama 2022. Hal itu diungkap Dirjen Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Kementerian Kesehatan RI, Dr dr Maxi Rein Rondonuwu DHSM Mars. “Sekitar 4,2 juta bayi atau 80 persen di Indonesia,” ungkap Maxi Rein Rondonuwu saat launching Imunisasi PCV seluruh Indonesia sekaligus menghadiri peresmian Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) Talang Jambe di Kota Palembang, Senin (12/9).

Menurut Maxi Rein Rondonuwu, sasaran penerima vaksin PCV adalah bayi usia 2 bulan dosis pertama, kemudian selanjutnya dilengkapi dengan dosis kedua pada usia 3 bulan, dan dosis ketiga lanjutan pada usia 12 bulan. “Tujuan pemberian vaksin PCV adalah untuk melindungi dan mencengah kematian pada anak-anak akibat pneumonia,” tegasnya.

Dia menambahkan, Kementerian Kesehatan menetapkan vaksin PCV ke dalam program imunisasi rutin. Hal itu didasari pada Keputusan Menteri Kesehatan Nomor HK 02.02/Menkes/ 2534/2020 tentang Pemberian Imunisasi Pneumococcus Konyugasi (PCV). “Lokasi pencanangan karena Provinsi Sumsel, memiliki sasaran vaksin yang cukup besar dengan kinerja dan capaian program imunisasi rutin yang baik,” jelasnya.

Senada diungkap Menteri Kesehatan Budi Gunadi secara virtual, imunisasi PCV merupakan vaksin melindungi anak dari penyakit pneumonia. “Pneumonia adalah infeksi akut pada jaringan paru. Imunisasi PCV ini diberikan pada usia 2,3 dan 12 bulan dan aman diberikan bersama imunisasi lainnya,” terang Menkes.

Wakil Gubernur Sumsel H Mawardi Yahya dalam arahannya mengatakan, terpilihnya Provinsi Sumsel sebagai lokasi pencanangan imunisasi PCV dikarenakan tenaga kesehatannya sudah tersebar merata hingga ke pelosok desa. “Suatu penghargaan bagi kami Provinsi Sumsel menjadi tempat pencanangan imunisasi PCV. Dua hal yang menjadi tolok ukur yakni melihat tenaga kesehatan hingga pelosok desa sudah memadai, tanggung jawab dan tugas yang berat sasarannya paling terbesar di Indonesia,” katanya.

Menurut Mawardi, keberhasilan program ini sangat ditentukan oleh dukungan dan partisipasi seluruh masyarakat. Hal ini merupakan wujud kepedulian pemerintah terhadap  balita generasi mendatang agar tumbuh besar dan  sehat. “Imunisasi PCV ini salah satu pencegahan stunting. Sekarang telah dicanangkan oleh Presiden RI agar generasi tumbuh sehat. Pemprov Sumsel Inysa Allah melalui Dinas Kesehatan hadir langsung hingga ke pelosok desa,” pungkasnya.

Dikonfirmasi, Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Kota Palembang, Yudhi Setiawan SKM MEpid menjelaskan, pelaksanaan imunisasi PCV serentak di Kota Palembang masih menunggu arahan dari Kemenkes RI. Dikatakan Yudhi, pelaksanaannya direncanakan bulan Oktober setelah antigen didistribusikan.

“Untuk pelaksanaan PCV sendiri ke seluruh puskesmas (termasuk di Kota Palembang) baru akan dilaksanakan serentak berdasarkan petunjuk dari Kemenkes bulan Oktober. Antigennya belum didistribusikan ke seluruh puskesmas,” ungkap Yudhi Setiawan kepada Simbur.

Di Puskemas Talang Jambe sendiri, kata Yudhi, baru pencanangan imunisasi PCV seluruh Indonesia. Meski demikian, target saat kegiatan tadi, ada 15 bayi yang diberi imunisasi PCV. “Kalau untuk Puskesmas Talang Jambe, target bayi yang di-PCV tadi 15 orang. Target keseluruhan belum ada karena Puskesmas Talang Jambe baru mulai beroperasi. Jadi sasaran bayi untuk imunisasi PCV belum ada,” jelasnya.

Sementara itu, peresmian Puskesmas Talang Jambe langsung dilakukan Wali Kota Palembang, H Harnojoyo. “Alhamdulilah Talang Jambe sekarang sudah ada puskesmas sendiri. Sebelumnya masih pustu (puskesmas pembantu), menginduk ke Talang Betutu,” Kata Harnojoyo.

Lurah Talang Jambe, Asrahuddin SE MSi mengatakan, pemerintah kelurahan dan warga Talang Jambe senang dan bangga memiliki puskesmas sendiri. Dikatakan Lurah, pencanangan nasional imunisasi PCV dilakukan Dirjen P2P Kemenkes RI. Hadir Wagub Sumsel, Wali Kota Palembang, KetuaTP PKK Provinsi, Ketua TP PKK Kota Palembang beserta jajaran Forkopimda. “Sekaligus meresmikan Puskesmas Talang Jambe di Jalan Pesantren Rt 17 Rw 05 Kelurahan Talang Jambe Kecamatan Sukarami,” jelasnya.

Dengan adanya puskesmas, Asrahuddin berharap dapat memudahkan masyarakat untuk berobat. Dengan demikian, akan tercapai pemerataan pelayanan kesehatan bagi masyarakat. “Harapan kami semoga dengan diresmikannya Puskesmas Talang Jambe pada hari ini dapat memudahkan masyarakat untuk memperoleh pelayanan kesehatan. Kami juga akan terus bersinergi dengan pihak puskesmas sehingga tercapainya pemerataan pelayanan kesehatan bagi warga,” pungkasnya.(red)