- Tetesan Air Sumber Kehidupan, Wujud Kepedulian Kasad di Brigif 8/GC
- Hadapi Medan Sulit, Tinjau Pembangunan Jembatan Gantung Koala Dua Belas
- Lumbung Energi Jadi Beban Moral, Layanan Listrik di Sumsel Harus Lebih Baik
- Jalan Berlumpur Jadi Ajang Berfoto Warga Desa
- Banjir Rendam Bayung Lencir, Warga Terisolasi dan Butuh Bantuan
Heboh Video Panas Oknum Pimpinan Puskesmas
KAYUAGUNG, SIMBUR – Oknum Kepala Puskesmas Rantau Durian Kecamatan Lempuing Jaya Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) berinisial PJ (48) menjadi sorotan publik. Pasalnya, beredar kabar dugaan video syur terkait dirinya. Diduga PJ bersama seorang perempuan. Terlihat di video tersebut dia hendak mengambil celana yang tergantung di kamar mandi. Selain itu, beredar juga video percakapan mesra antara PJ dengan seorang wanita saat dia sedang menyetir.
Ramai pemberitaan di beberapa media oknum Kepala Puskesmas Rantau Durian itu diduga telah menikah sirih dengan seorang perempuan berinisial OC (33). Pernikahan dilaksanakan pada 6 Februari 2022 di Desa Surya Adi Blok B. Dikabarkan, PJ sudah memiliki istri sah. Ironisnya lagi perempuan yang dinikahinya itu merupakan anak dari rekan kerjanya sejak sama-sama diangkat pegawai negeri sipil (PNS).
Sekda OKI H Husin SPd MM MPd mengatakan permasalahannya sudah jelas. Kalau ASN sudah beristri tapi menikah lagi tanpa izin dari istri pertama, melanggar PP 10 (PP 10/1983) tentang izin perkawinan dan perceraian. Meski demikian, PJ belum dinonaktifkan dari jabatannya sebagai kepala puskesmas.
Kepala Dinas Kesehatan H Iwan Setiawan SKM MKes melalui Kasubag Hukum Kepegawaian dan Umum, Pebriadi SKM mengatakan, dirinya tidak bisa memberikan tanggapan. Dia menyebut itu wewenang kepala dinas. “Setahu saya oknum PJ sudah dua kali dipanggil Inspektorat OKI,” ucapnya.
Ketua Komisi IV DPRD Kabupaten OKI Rahmat Hidayat SH menyebutkan kasus viral oknum pimpinan Puskesmas Rantau Durian Kecamatan Lempuing Jaya sangat tidak pantas terjadi. Apalagi yang bersangkutan adalah pejabat publik selaku pimpinan di instansi kesehatan sekelas puskesmas. “Tahu sendirilah. Tentunya tidak pantas hal ini terjadi,” tuturnya.
Dikatakan Rahmat, pihaknya sebagai mitra Dinas Kesehatan Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) sudah mengetahui persoalan ini. Secara pribadi atau face to face pihaknya telah bertemu dengan Kadinkes. “Saya meminta Dinas Kesehatan OKI untuk mengambil tindakan tegas terhadap oknum pimpinan puskesmas tersebut. Tolong cepat diselesaikan. Kalau tidak selesai, akan kami panggil Kadinkesnya,” tegasnya.
Oknum Kepala Puskesmas Rantau Durian PJ saat dikonfirmasi melalui sambungan seluler tak merespon. Dia hanya mengirim pesan singkat. “Maaf saya lagi proses di Inspektorat dan Polres OKI,” jawabnya.(rel/smsi)



