- Tetesan Air Sumber Kehidupan, Wujud Kepedulian Kasad di Brigif 8/GC
- Hadapi Medan Sulit, Tinjau Pembangunan Jembatan Gantung Koala Dua Belas
- Lumbung Energi Jadi Beban Moral, Layanan Listrik di Sumsel Harus Lebih Baik
- Jalan Berlumpur Jadi Ajang Berfoto Warga Desa
- Banjir Rendam Bayung Lencir, Warga Terisolasi dan Butuh Bantuan
Keluhkan Perbaikan Jalan, Warga Berharap Ada Pengawasan
PRABUMULIH, SIMBUR – Jalan antara Baturaja – Prabumulih, dan Muara Enim – Baturaja masih dalam tahap perbaikan oleh pelaksana kontraktor pemenang tender. Pelaksana proyek jalan tersebut justru menerapkan pengaturan arus lalu lintas satu arah. Tepatnya di desa Batu Kuning Kecamatan Baturaja Barat Kabupaten OKU.
“Kami atur satu arah berdasarkan keadaan, mana lajur yang lebih dahulu padat,” jelas Husen, petugas pengatur lalu lintas dari perusahaan pelaksana PT PMJ.
Disampaikan Husen, pihaknya baru melaksanakan pekerjaan perbaikan jalan tersebut. Ia pun meminta para pengguna jalan agar berhati-hati saat melintasi kawasan tersebut. “Kami mengimbau para pengendara untuk hati-hati. Mengingat jalur ini bukan hanya jalur sempit tetapi kondisi tekstur jalan yang labil. Apalagi jalur ini juga sering dilewati kendaraan dengan bobot besar sehingga menyulitkan bagi pengendara,” ucapnya.
Suasana berbeda justru terlihat di lokasi pekerjaan perbaikan jalan di jalur Prabumulih – Baturaja (OKU). Akibat pengerjaan perbaikan di lokasi ini banyak terdapat titik bekas kerukan galian jalan yang terbentang mulai dari sekitar jalan perbatasan Prabumulih – Muara Enim hingga menuju jalan Baturaja. Pengguna jalan harus ekstra hati-hati ketika melintasinya karena rawan kecelakaan terutama pada malam hari.
Fran (46), warga Rambang mengatakan, dirinya terpaksa melambatkan laju kendaraan mobilnya terutama saat melintasi jalur jalan tepatnya di sekitar Simpang Beringin – sekitar simpang Metur hingga perbatasan desa Lecah – Gunung Meraksa.
“Setahu kami ini kan hampir setiap tahun diperbaiki jalan lintas ini. Jadi harus ada pengawasan dari pihak Balai Jalan agar terlaksana sesuai RAB dan spek kontrak, jangan tiap tahun diperbaiki,” tandasnya. (rel/smsi)



