Bedah Buku Loper Koran Jadi Jenderal Panen Pujian

# Mayjen TNI (Purn) Herwin Suparjo: Kasad Dudung Sosok Inspiratif dan Inovatif

 

 

 

JAKARTA, SIMBUR – Sosok inspiratif Kepala Staf TNI Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Dudung Abdurachman yang meluncuran buku Loper Koran Jadi Jenderal banyak menginspirasi kalangan muda. Buku yang berisikan cerita tentang perjalanan hidup seorang Dudung muda hingga dipercaya memimpin satuan TNI Angkatan Darat tersebut memberi semangat kepada anak muda Indonesia agar tidak mudah menyerah memperjuangkan mimpinya.

Belum lama ini Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Pusat menggelar Bedah Buku “Loper Koran Jadi Jenderal” yang menghadirkan narasumber Mayor Jenderal TNI (Purn) Dr. (HC) Herwin Suparjo, Danjen Kopassus, Mayor Jenderal TNI Iwan Setiawan, Budiman Sudjatmiko dan Medrial Alamsyah.

Mayor Jenderal TNI (Purn), Dr (HC) Herwin Suparjo mengatakan, ada yang menonjol dalam kepemimpinan Jenderal Dudung. “Beliau itu kreatif dan inovatif, banyak terobosan dalam melakukan pembinaan satuan, berpikir tidak linier dan terkadang out of the book. Berbeda dengan cara berpikir yang normatif (kebanyakan pemimpin),” pungkasnya.

Kata dia, Jenderal Dudung juga memiliki keberanian dan cepat mengambil keputusan dengan perhitungan resiko yang matang, sehingga apa yang dilakukan telah terpikirkan sampai dengan resiko yang paling buruk, meskipun keberhasilan menjadi tujuan.

Selain itu, lanjutnya, ia peduli dan senantiasa berpihak kepada prajurit yang ia pimpin apapun risikonya. “Karena perhatian pimpinan terhadap prajurit adalah kesejahteraan yang hakiki, baik moril maupun materiil,” katanya. “Jendral Dudung juga mempunyai prinsip hidup selalu menebar kebaikan kepada siapapun, karena setitik kebaikan itu akan menjadi benih kebaikan-kebaikan yang lain,” tutup Mayjen TNI (purn), DR. (HC) Herwin Suparjo.

Sebelumnya, Buku Loper Koran Jadi Jenderal – Seni Memimpin Jenderal TNI Dudung Abdurachman karya Imelda Bachtiar dibedah Kamis (21/7/) lalu. Bedah buku sekaligus menandai berakhirnya Rapat Pimpinan Nasional Serikat Media Siber Indonesia (Rapimnas SMSI) di Markas Besar Angkatan Darat, Jalan Juanda  Jakarta.

Sosok Dudung Abdurachman menjadi fenomenal tatkala baru empat bulan menjalankan tugas sebagai Pangdam Jaya pada Agustus 2020, sudah mengeluarkan ultimatum publik yang dahsyat dengan mengatakan “Siapa saja mereka yang coba-coba mengganggu persatuan dan kesatuan di wilayah Jakarta, akan saya hajar!” tentu saja hal tersebut membuat masyarakat awam Jakarta kaget dan tersentak.

Lebih lanjut, Mayjen TNI Iwan Setiawan juga menjelaskan terkait rekam jejak Jenderal Dudung bisa sampai sukses menjadi orang nomor satu di TNI Angkatan Darat Republik Indonesia. Diceritakannya, Jenderal Dudung adalah yatim sejak umur 12 Tahun. Dia juga anak ke 6 dari 8 bersaudara. “Kami sama-sama anak PNS yang hidupnya serba dalam keterbatasan. Yang membuat saya lebih terharu adalah soal kerja kerasnya dalam mengejar cita-cita,” tambahnya.

Selain itu, menurut Danjen Kopassus ini bahwa Jenderal Dudung selalu meluangkan waktu 2 jam dalam setiap harinya untuk menjual koran. Duit hasil penjualan, dia kumpulkan untuk bantu-bantu adiknya. Sosok seperti Jendral Dudung  tersebut juga diharapkan oleh Danjen Kopassus Mayjen TNI Iwan Setiawan dapat menginspirasi para generasi muda Indonesia.

Bedah buku diikuti oleh seluruh peserta Rapimnas SMSI yang terdiri dari para pimpinan SMSI dari berbagai provinsi dan menghadirkan Emelda Bachtiar, penulis buku Loper Koran Jadi Jenderal – Seni Memimpin Jenderal TNI Dudung Abdurachman dengan pembahas Dr. (HC) Herwin Suparjo,S.Sos, SH, Mayjen TNI Iwan Setiawan (Danjen Kopassus), Ketua Dewan Pertimbangan SMSI Budiman Sudjatmiko dan Medrial Alamsyah. Dimoderatori oleh Mayor Jenderal TNI (Purn.) Wuryanto, S.Sos., M.Si.

Acara yang berlangsung selama dua jam tersebut diakhiri dengan harapan agar keteduhan, ketegasan dan keberanian Jenderal Dudung Abdurachman untuk menegakkan Negara Kesatuan Republik Indonesia dapat menginspirasi semua pihak.

Usai Bedah Buku,  Ketua Dewan Pertimbangan SMSI Budiman Sudjatmiko menutup keseluruhan acara, Rapimnas SMSI. Selain para pimpinan SMSI dari berbagai provinsi, hadir pula antara lain Ketua Umum SMSI Firdaus, Dewan Penasihat SMSI Ervik Ary Susanto,  Sekretaris Dewan Pakar SMSI Hersubeno Arief, Ketua Umum Forum Pemred Media Siber Indonesia Bernadus Wilson Lumi, Sekretaris Jenderal SMSI Mohammad Nasir, Ketua Bidang Pendidikan dan Pelatihan SMSI Pusat Dr Retno Intani ZA, MSc, dan beberapa CEO perusahaan media antara lain CEO Bangun Media Grup Lesman Bangun. (rel/smsi)