- Hadapi Dampak Krisis Global dengan Indonesia Bicara Baik
- Jon Heri Kembali Pimpin SMSI Sumsel
- Sebelas Detik Mengubah Makna: Ketika Algoritma Mengalahkan Fakta
- Jaksa Sita Truk dan Alat Berat Perusahaan Terkait Korupsi Distribusi Semen
- Pejabat Bank Tersangka Korupsi KUR di OKUT Tidak Ditahan karena Akan Menjalankan Ibadah Haji
Kejati Geledah Dinas Pertanian SumselĀ
# Soroti Anggaran Rp 1,3 Triliun, Program Serasi Terbesar di Banyuasin
PALEMBANG, SIMBUR – Tim Pidana Khusus Kejaksaan Tinggi Sumsel pada Selasa (9/7) pukul 10.00 WIB melakukan penggeledahan di kantor Dinas Pertanian Sumsel di Jalan Kapten P Tendean, Kelurahan Sungai Pangeran, Kecamatan IT 1, Palembang. Penggeladahan terkait perkara dugaan tindak pidana korupsi program dan proyek Selamatkan Rawa Sejahterakan Petani (Serasi) tahun 2019.
Kasipenkum Kejati Sumsel Moch Radyan SH MH didampingi A Muliawan SH MH Noordoen SH MH ketua tim penyelidikan dugaan perkara tindak pidana korupsi proyek Serasi ini membenarkan penggeladahan tersebut. “Anggaran sebesar Rp1,3 triliun lebih dikucurkan dari pusat, untuk program Serasi di sembilan kabupaten/kota di Sumsel. Yakni OKI, Banyuasin, Pali, Musirawas Utara, Muara Enim, OKU Timur, Musi Banyuasin, OKU, tapi ada satu daerah yang menolak,” jelasnya.
Radyan menyebutkan, untuk anggaran pusat peningkatan cetak sawah, anggaran yang terserap Rp 870 miliar. “Sisanya tidak tahu. Kami dalami lebih lanjut, belum jelas. Paling besar 65 persen untuk Banyuasin Sebesar Rp292 miliar untuk Banyuasin, kemudian Kabupaten OKI dikucurkan Rp 7 miliar dan paling kecil di Kabupaten Pali Rp 1,3 miliar,” jelasnya kepada Simbur.
Anggaran dari pusat yang dikucurkan ini dikirim langsung ke rekening tiap gapoktan. “Yang tau wilayah inikan Pemda. Ada ratusan hektare lahan sawah ini di Banyuasin, diefektifkan didukung dengan pengairan dan produksinya. Sebelumnya setahun panen sekali, ini menjadi 2 kali panen dalam setahun,” bebernya.
Dari pantauan Simbur, puluhan berkas, proposal, dokumen, dan laporan pertanggung jawaban diperiksa dan disita sekitar 5 ruang kerja di gedung 2 lantai Dinas Pertanian Sumsel. Dokumen-dokumen itu terkait proyek Serasi tahun 2019 di wilayah Kabupaten OKI, Banyuasin, Kabupaten Muara Enim dan Kabupaten Pali serta Musi Banyuasin. (nrd)



