Libatkan 130 Personel, Bentuk Kedisplinan Anggota yang Baru Lulus Pendidikan

PALEMBANG, SIMBUR – Hari Bhayangkara yang ke-76 di halaman Griya Agung Palembang, kemarin Selasa (5/7/22) siang, turut dimeriahkan diramaikan oleh aksi pertunjukan marching band Athidira Wirabhakti Polda Sumsel. Marching band Athidira Wirabhakti saat ini merupakan angkatan kedua, dengan jumlah 130 personel lulusan bintara SPN Betung. Rencanannya tanggal 7 Juli ini marching band Athira Wirabhakti akan tampil di SPN Betung sekaligus untuk memperlihatkan kepada adik adiknya yang akan dilantik.

Dikatakan Kombes Pol Ucu Kuspriyadi SIK MSi, pembina marching band Athidira Wirabhakti, bahwa proses pembentukan setiap generasi membutuhkan waktu 2 bulan, bagi  setiap personel ditunjuk untuk siap menjadi anggota marching band. “Marching band ini dibentuk saat kepimpinan Kapolda Sums Irjen Pol Prof Eko Indra Heri MM, akhir tahun 2020. Tujuan menumbuhkan kebersamaan dan kekompokan serta kedisplinan khususnya anggota Polda Sumsel yang baru lulus dari pendidikan,” cetusnya.

Marching band ini terdiri atas stikmaster, penabuh drum, field commader, perkusi, terompet dan saxophone. Semua bagian memiliki karakter masing-masing, baik dari penabuh drum, dipilih dengan anggota berpostur tubuh yang tinggi dan berbadan tegap. “Tidak hanya lagu kenegaraan, marching band  kini juga mampu mempertunjukan lagu kekinian. Sudah 20 lagu kekinian dikuasai, dengan waktu belajar hanya satu hingga dua minggu saja. Bahkan kita memanggil pelatih dari luar dan juga didampingi dari lulusan Akpol,” jelasnya kepada Simbur.

Pertunjukan marching band dalam Peringatan Hari Bhayangkara yang ke 76 di Griya Agung mendapat sorotan khusus dari Gubernur Sumsel H Herman Deru dan Kapolda Sumsel Irjen Pol Toni Harmanto MM. Dimana sebelumnya marcing band tampil di Kambang Iwak. (nrd)