Rebut Kembali Juara Umum, Sumsel Butuh Dukungan Pentahelix agar Bisa Menang Anugerah Pesona Indonesia 2022

PALEMBANG, SIMBUR – Provinsi Sumatera Selatan masuk nominasi Anugerah Pesona Indonesia (API Award) 2022 kategori Brand Pariwisata. Bukan hanya sebatas nominasi, Sumsel dengan brand “Explore Your South Sumatera” pun diharapkan dapat menjadi pemenang, bahkan mampu merebut kembali gelar juara umum API Award seperti pada 2018. Sebelumnya, saat Kabupaten Musi Banyuasin menjadi tuan rumah Anugerah Pesona Indonesia 2021, Sumsel harus kehilangan peluang. Juara umum disabet Provinsi Aceh.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Provinsi Sumatera Selatan, Aufa Syahrizal mengatakan, API Award 2022 yang diinisiasi Ayo Jalan-Jalan (AJJ) Indonesia bekerja sama dengan Kemenparekraf kembali digelar. “Setiap daerah tentunya berharap untuk masuk dalam nominasi, bahkan berharap menjadi pemenang. Demikian juga halnya Provinsi Sumatera Selatan. Tahun 2018 pernah menjadi juara umum, dan 2019  sempat terhenti karena Covid-19,” ungkap Aufa kepada Simbur, Selasa (10/5).

Setelah tidak lagi menjadi juara umum dan terhenti karena pandemi, lanjut Aufa, Sumsel turun kasta sebagai juara ketiga pada helatan API Award 2020 di Labuhan Bajo. Saat menjadi tuan rumah di Kabupaten Muba pada 2021, Sumsel kembali gagal mengukir prestasi pada ajang pariwisata paling bergengsi.

“Sumsel pernah menjadi tuan rumah API Award 2021 di Kabupaten Musi Banyuasin. Tahun 2020 dikaksanakan di Labuan Bajo NTT. Sumsel sempat menjadi peringkat ke- -3. Tahun 2021, Sumsel sempat menjadi tuan rumah API Award 2021 yang pehelatannya dilaksanakan di Sekayu Kabupaten Muba,” ujarnya.

Aufa menilai, dengan potensi destinasi sejumlah kabupaten/kota di Sumsel saat ini berpotensi kembali untuk menjadi juara umum. “Melihat potensi destinasi wisata yang dimiliki Sumsel yang tersebar di berbagai daerah dari 17 kabupaten/kota, Sumsel memiliki peluang untuk kembali merebut sebagai juara umum,” ungkapnya.

Itu karena, lanjut dia, beberapa daerah senantiasa melakukan pengembangan dan pembenahan di berbagai sektor pariwisata. “Apalagi sekarang beberapa daerah kabupaten/kota se-Sumsel sudah semakin intens untuk melakukan pembenahan dan peningkatan berbagai fasilitas di berbagai destinasi wisata,” terangnya.

Untuk merealisasikan upaya tersebut, kata Aufa, pihaknya memerlukan banyak dukungan. Terutama dari pentahelix yang ada di Sumsel.  “Kesemuanya itu  tergantung dari dukungan semua pihak. Utamanya dukungan dari unsur pentahelix (pemerintah, akademisi, lembaga usaha, komunitas masyarakat, dan media),” imbuhnya.

Mengapa harus pentahelix, lanjut Aufa, karena penilaian untuk menjadi juara umum itu dominannya berdasarkan dari hasil pooling SMS, IG dan Youtube. “Di samping hasil kurasi/penilaian langsung dari dewan juri. Oleh karena itu dukungan dari unsur pentahelix tadi sangat berpengaruh,” kata dia.

Disbudpar Sumsel sendiri, sebutnya, kini sedang mendata daerah di Sumsel yang masuk nominasi. “Kami juga sedang mendata berbagai usulan dari kabupaten / kota untuk dikurasi dan nantinya akan diusulkan menjadi peserta API Award 2022 yang akan datang,” tandasnya.

Sebelumnya, Hiro Kristianto Sianturi, Chairman of Anugerah Pesona Indonesia kepada Simbur mengatakan, selain Sumsel ada lima provinsi yang menjadi favorit dan berpeluang paling besar untuk merebut posisi juara umum. Itu karena hanya enam provinsi tersebut yang memiliki 12 nominasi. Yaitu Sumatera Selatan, Riau, Aceh, Nusa Tenggara Timur, Jawa Tengah dan Sulawesi Tenggara.

“Sumatera Selatan harus fokus dan kerja ekstra jika mau kembali rebut juara umum. Setelah sebelumnya kecolongan gelar tersebut saat menjadi tuan rumah Malam API 2021 di Musi Banyuasin. Gelar juara umum direbut oleh Provinsi Aceh,” ujarnya.

Pada penyelenggaraan malam puncak API 2022 tahun ini, kota Banda Aceh sudah menyatakan kesiapannya dan akan menjadi tuan rumah. Karenanya, kata Hiro, akan menjadi momen revans yang manis bagi Sumatera Selatan jika bisa merebut gelar juara umum tahun ini.

“Ini tentunya bukan hal yang mudah karena provinsi lainnya juga akan mengincar hal yang sama. Akan tetapi, Sumatera Selatan memiliki modal kuat, terutama dengan adanya Kabupaten Musi Banyuasin yang sudah berpengalaman dalam mengikuti ajang Anugerah Pesona Indonesia,” terangnya.

Diketahui, 6 kabupaten/kota dan 1 provinsi di Sumsel yang masuk nominasi API Awards 2022. Di antaranya, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Kota Lubuklinggau, Provinsi Sumatera Selatan, Kabupaten Panukal Abab Lematang Ilir (Pali), Kabupaten Empat Lawang, Kabupaten Musi Banyuasin, dan Kabupaten Lahat. Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) meraih dua nominasi yakni Makanan Tradisional (Gulo Puan) dan Atraksi Budaya (Midang Morgesiwe). Kota Lubuklinggau masuk nominasi Minuman Tradisional (Pi An/Kopi Durian) dan Provinsi Sumatera Selatan masuk nominasi Brand Pariwisata (Explore Your South Sumatera).

Selanjutnya, Kabupaten Pali masuk dua nominasi yakni Cendera Mata (Kerajinan Resam) dan Situs Sejarah (Candi Bumiayu). Kabupaten Empatlawang masuk nominasi Dataran Tinggi (Bukit Reban Kucing)  dan Kampung Adat (Kampung Adat Pesemah Air Keruh). Kemudian, Kabupaten Musi Banyuasin masuk nominasi Festival Pariwisata (Bongen Festival) dan Surga Tersembunyi (Danau Ulak Lia). Terakhir, Kabupaten Lahat masuk dua nominasi Destinasi Kreatif (Agrowisata Tanjung Sakti) dan Destinasi Baru (Ayek Pacar). (maz)