- Warga Lima Desa Perbaiki Jalan Rusak secara Swadaya
- Gubernur Papua Apresiasi Dukungan BKN Tingkatkan Kualitas ASN Daerah
- PWI Pusat Serahkan Uang Duka kepada Keluarga Almarhum Zulmansyah Sekedang
- Car Free Night Atmo Geliatkan Ekonomi dan Bahagiakan Warga Palembang
- Tetesan Air Sumber Kehidupan, Wujud Kepedulian Kasad di Brigif 8/GC
Cegah dan Deteksi “Penyakit Misterius” Masuk Sumsel, Harap Tidak Terburu-buru Tetapkan Pandemi
Pakar virus dan epidemiolog asal Sumsel, Prof Yuwono pun angkat bicara dalam memberikan pandangan medis dan ilmiah terhadap hepatitis akut. Menurut Prof Yuwono, ada dua kata yang dipahami terlebih dahulu, yakni hepatitis akut.
Dijelaskannya, akut artinya kejadian kurang dari 2 minggu. Kalau lebih 2 minggu-2 bulan itu namanya sub-akut. Kalau lebih dari 2 bulan namanya kronis. “Akut kurang dari 2 minggu. Mulai dari orang itu sakit sudah timbul gejala,” terang Yuwono dikonfirmasi Simbur, Jumat (6/5).
Sementara, lanjut Yuwono, hepatitis itu radang pada lever atau hati. Radang ini bisa disebabkan oleh infeksi dan bukan infeksi. “Tanda utamanya iterust/jaudis (kuning) terutama dari glukosa. Terlihat dari kelopak mata. Ada di bawah kuku yang paling mudah melihatnya,” jelasnya.



