- Prajurit Kodam II/Sriwijaya dan Atlet Binaan Jasdam Borong Medali pada Kejurnas IPSI Sumsel Cup III
- Kejati Sumsel Serahkan Tersangka dan Barang Bukti Korupsi KUR ke Penuntut Umum Kejari Muara Enim
- Satgas Binter Tangkap Truk dan Alat Ilegal Tapping, Barang Bukti Diserahkan ke Polisi
- Polres Banyuasin Musnahkan Barang Bukti 21,9 Kg Sabu
- Resmikan Jalan CSR PT OKI Pulp and Paper Mills, Gubernur dan Bupati Kompak "Pecah Kendi"
Cegah dan Deteksi “Penyakit Misterius” Masuk Sumsel, Harap Tidak Terburu-buru Tetapkan Pandemi
Pakar virus dan epidemiolog asal Sumsel, Prof Yuwono pun angkat bicara dalam memberikan pandangan medis dan ilmiah terhadap hepatitis akut. Menurut Prof Yuwono, ada dua kata yang dipahami terlebih dahulu, yakni hepatitis akut.
Dijelaskannya, akut artinya kejadian kurang dari 2 minggu. Kalau lebih 2 minggu-2 bulan itu namanya sub-akut. Kalau lebih dari 2 bulan namanya kronis. “Akut kurang dari 2 minggu. Mulai dari orang itu sakit sudah timbul gejala,” terang Yuwono dikonfirmasi Simbur, Jumat (6/5).
Sementara, lanjut Yuwono, hepatitis itu radang pada lever atau hati. Radang ini bisa disebabkan oleh infeksi dan bukan infeksi. “Tanda utamanya iterust/jaudis (kuning) terutama dari glukosa. Terlihat dari kelopak mata. Ada di bawah kuku yang paling mudah melihatnya,” jelasnya.



