Arus Mudik-Balik Lebaran Aman dari Erupsi Gunung Anak Krakatau, BMKG: Waspada Tsunami Malam Hari

Plt Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan Dr Abdul Muhari SSi MT menjelaskan, konferensi pers digelar sebagai respons dari beberapa laporan yang disampaikan masyarakat. Dirinya memahami bahwa masyarakat dekat dengan libur panjang lebaran. Aktivitas transportasi dan wisata yang berda di sekitar GAK akan meningkat, maka yang paling utama adalah peningkatan kesiapsiagaan dengan memerhatikan informasi dari institusi yang berwenang.

“Kami akan menginformasikan jika ada hal-hal yang belum dikondisikan. Diharap masyarakat memperoleh informasi dari pemeritah dan tidak terpancing isu dari pihak yang tidak bertanggung jawab,” tegasnya.

Mengacu pada potensi bencana yang ada, informai in sebatas pengamatan, belum pada sistuasi kontigenji atau krisis. Karena itu, informasi yang kami sampaikan kepada masyakat sebatas pada tahap kesiapsiagaan. “Tetapi nanti sekiranya ada kenaikan aktivitas erupsi dan pertimbangan para pakar maka kontijensi akan kami berlakukan. Termasuk pengaturan transportasi. Masih dirasa tahapan kesiapsiagaan sehingga aspek kontigensi berkembang jika potensi bencana itu ada,” ungkapnya.

Demikian pula pandangan pakar dari Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN). Mereka menyerukan kewaspadaan terhadap daerah potensi bencana akibat peningkatan aktivitas Gunung Anak Krakatau. Widjokongko BRIN menjelaskan, kewaspadaaan mengenai peningkatan aktivitas GAK dan perlu diwaspadai bersama.