Almarhum H Husni Dikebumikan di Sebelah Makam Percha Leanpuri

PALEMBANG, SIMBUR  – H Husni bin Zainal, Wali Kota Palembang periode 1993-2003 meninggal dunia Selasa (11/1) sekitar pukul 05.47 WIB. Mertua Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru itu dikebumikan di Taman Pemakaman Keluarga (TPK) Gandus Jalan Sungai Lacak Gandus Palembang. Makam H Husni tereletak di sebelah makam almarhum Percha Leanpuri (putri H Herman Deru).

Gubernur Sumsel Herman Deru dalam sambutannya menyampaikan, pagi tadi ayahnda telah meninggal dunia di usia 87 tahun. Menurut Gubernur, almarhum adalah orang yang sangat ramah bergaul dengan atasan maupun bawahan termasuk lingkungannya.

“Dari lahir sampai remaja di Lahat kemudian barulah begitu remaja ikut pamannya seorang TNI AU di Jakarta dan kuliah di UGM beserta pejabat-pejabat di Sumsel saat itu. Di antaranya Jaraf akhirnya menjadi besan almarhum,” ujarnya.

Herman Deru juga menuturkan, almarhum sendiri berkarier mulai dari kabag kemudian Sekda OKU selama 9 tahun dan menjadi Kadispenda, serta ditawarkan menjadi bupati Muara Enim. “Beliau (H Husni) memilih menjabat Walikota Palembang selama 10 tahun 1 bulan. Almarhum mendidik anak sangat demokratis dan sangat sayang dengan anak-anak. Selama menjabat ada 73 prestasi didapat oleh alamarhum,” ungkapnya.

Untuk itu, Gubernur atas nama keluarga, memohon maaf kalau selama masih hidup beliau ada kesalahan. Apabila ada sesuatu yang belum diselesaikan bisa menghubungi pihak keluarga. “Saya ucapkan terima kasih atas semua pihak  atas terselenggaranya prosesi upacara ini dengan baik,” ucapnya.

Wali Kota Palembang, H Harnojoyo pun turut menyampaikan belasungkawanya. “Secara pribadi, keluarga dan segenap jajaran Pemerintah Kota Palembang turut berduka cita atas meninggalnya pak Husni, Walikota Palembang periode 1993-2003,” kata Harnojoyo.

Dikatakan Harnojoyo, selama menjabat Wali Kota Palembang, banyak hal yang dilalukan oleh almarhum. Khsususnya terkait pembangunan yang dilakukan di Kota Palembang. Almarhum merupakan  kepala daerah yang menjalani masa perubahan kekuasaan dari masa Orde Baru ke masa Orde Reformasi.  “Semoga almarhum diberikan tempat terbaik di sisi Allah. Semoga keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan,” ucapnya.

Turut hadir pada pemakaman tersebut, Wakil Gubernur Sumsel H Mawardi Yahya, Pangdam II/Swj Mayjen TNI Agus Suhardi, Kapolda Sumsel Irjen Pol Toni Hermanto, dan Komandan Korem 044/Gapo Brigjen TNI M Naudi Nurdika SIP MSi  MTr (Han). Hadir pula Kasdam II/Swj Brigjen TNI Gumuruh W SE MBA, Kapok Sahli Pangdam II/Swj Brigjen TNI Muchamad Bayu Hartomo SH, Aster Kasdam II/Swj Kolonel Arh Fithrizal Setiawan SSos MSc, Sekda Kota Palembang Drs Ratu Dewa, Kasat Pol PP Kota Palembang, Ustaz H Solihin Hasibuan dan Habib Mahdi.(kbs/red)