UBD Bangun Sistem Desa Pintar di Sumsel

PALEMBANG, SIMBUR – Universitas Bina Darma (UBD) Palembang kembali melakukan inovasi dalam bidang penelitian, yakni Sistem Desa Pintar. Tujuannya agar mahasiswa dapat berkontribusi terhadap masyarakat Sumatera Sumatera Selatan (Sumsel).

Rektor UBD, Dr Sunda Ariana MPd MM mengatakan, Sistem Desa Pintar merupakan karya mahasiswa UBD. Nantinya akan diserahkan kepada Pemprov Sumsel sebagai bentuk kontribusi UBD terhadap pemerintah daerah.

“Kami ingin berkontribusi kepada Sumatera Selatan di bidang penelitian. Kami juga akan memberikan satu karya mahasiswa kami kepada Pemprov Sumsel yaitu Sistem Desa Pintar. Sistem ini akan memunculkan produk – produk unggulan dari masing-masing desa/kelurahan,” ungkap Sunda saat kuliah umum UBD tahun akademik 2021-2022, Senin (27/9).

Sunda juga mengucapkan terimakasih atas bantuan Pemprov Sumsel yang telah memberikan beasiswa kepada 900 mahasiswa UBD. “Alhamdulillah Pemprov Sumsel telah membantu mahasiswa UBD. Sebanyak 900 orang diberikan beasiswa pendidikan. Hal itu juga merupakan bukti beliau (Herman Deru) memang peduli pendidikan. Sangat kami apresiasi dan itu sangat membantu,” kata Sunda.

Gubernur Sumatera Selatan H. Herman Deru mengaku mendapat kehormatan diberi kesempatan memberikan kuliah umum bagi mahasiswa baru di UBD. Baginya kegiatan kuliah umum adalah salah satu kegiatan produktif bagi institusi pendidikan.

“Saya mendapatkan kehormatan dan kepercayaan untuk bisa memberikan materi kuliah umum bagi mahasiswa baru UBD. Kegiatan hari ini merupakan hal yang sangat produktif bagi institusi pendidikan yang memberi kesempatan orang non akademik bisa turut memberikan kuliah umum,” kata Gubernur.

Melalui kuliah umum, lanjut Gubernur, UBD secara tidak langsung telah memberikan wawasan luas kepada mahasiswa dari sumber yang non-dosen. Herman Deru berharap untuk memperluas wawasan para mahasiswa, UBD dapat mengundang tokoh-tokoh lainnya untuk memberikan materi kuliah umum. “UBD ini mengajak mahasiswanya mendapatkan wawasan dan pengetahuan secara tidak langsung dari sumber yang non dosen. Mulai dari praktik di lapangan dengan perspektif saya. Kalau bisa juga saya minta UBD mengundang juga dari tokoh-tokoh lain yang mungkin juga bisa menambah keragaman ilmu bagi mahasiswa. Karena mahasiswa juga butuh wawasan yang lebih dan itu tidak cukup hanya iptek saja,” tuturnya.

Dalam kesempatan itu, Herman Deru memberikan motivasi kepada Mahasiswa UBD. Untuk selalu semangat dalam belajar dalam menentukan arah tentang tujuan yang akan dicapai serta terus mencoba dan tidak takut ketika mengalami kegagalan.

“Di dunia modern sekarang ini, semua informasi tersedia yang dapat diakses oleh semua orang termasuk mahasiswa. Ini tentunya keuntungan bagi kalian semua untuk dapat mewujudkan cita – cita dengan menata dan melakukan tindakan terukur dalam proses menggapai cita-cita,” tutur Herman Deru.

Gubernur memberikan beberapa tips dalam menggapai cita – cita seperti menentukan ukuran sukses untuk diri sendiri. Mengenali potensi diri, menata langkah terukur dalam menggapai cita-cita, dan melakukan dengan serius setiap langkah yang diambil serta tekun dengan bidang yang diminati. “Untuk mencapai sukses. Perlu menetapkan ukuran sukses terlebih dahulu. Tidak hanya sekadar pada materi . Ukuran yang benar adalah kemanfaatan hidup,” tuturnya.

 

Menutup kuliah umum, Herman Deru menegaskan, spirit dan semangat pantang menyerah merupakan kunci menjalani hidup dalam mencapai cita – cita. Dirinya juga berpesan untuk mahasiswa untuk mengambil sisi positif dari apa yang diberikannya dan berharap agar mahasiswa tidak menapat ilmu akademik sesuai prodinya saja.

“Jangan pernah takut dengan kegagalan. Karena kegagalan bisa jadi merupakan tangga untuk membantu mencapai cita – cita. Semoga kalian bisa ambil sisi positif dari apa yang saya bagikan hari ini sehingga kalian tidak dapat ilmu dari akademik sesuai prodi saja,” tutupnya.

Kuliah umum tersebut juga dihadiri kurang lebih 1.200 mahasiswa baru UBD. Baik hadir secara langsung maupun virtual. Turut hadir Plt. Asisten I Bidang Pemerintahan dan
Kesejahteraan Rakyat Dr H Rosyidin Hasan MPdI, Ketua Umum KONI Sumsel H Hendri Zainudin, Kapela Dinas Pendidikan Sumsel Drs H Riza Fahlevi MM, dan Karo Umum dan Perlengkapan Sandi Fahlepi SP MSi.(kbs)

 

 

Share This: