- Sebarkan "Virus" Perdamaian dan Riding Skuter di Palembang, Slank Bakal Rilis Album Terbaru pada 5 Juni 2026
- Buronan Kasus Pelecehan Seksual Ditangkap di Rumah Tetangga
- Olahraga Bersama Insan Media, Kodam II/Sriwijaya Turut Menjaga Ketahanan Informasi Nasional
- Pangdam II/Swj Ambil Sumpah 1.583 Tamtama Remaja, Kasad: Perkuat Batalyon Teritorial Pembangunan
- Tinjau Koperasi Merah Putih di Lahat, Apresiasi Pembangunan dan Dorong Ekonomi Lokal
Tim Sar Evakuasi Dua Warga Tewas di Sungai Ogan
PALEMBANG, SIMBUR – Belum lama ini Dedi (27) seorang pekerja proyek tower tewas terseret arus Sungai Ogan, Batu Raja. Terjadi Kamis (16/9/21) sekitar pukul 11.30 WIB, saat akan menyeberangi Sungai Ogan. Tetapi nahas, celakanya Dedi terserat arus Sungai Ogan, hingga Tim Sar gabungan, terjun melakukan pencarian. Dengan menerjunkan personil dibantu rubber boat unit Sar OKU Timur.
Hasilnya jasad Dedi ditemukan 6,1 kilometer ke arah timur tenggara dari lokasi kejadian. Dengan posisi mengapung di Sungai Ogan. Atau setelah dilakukan pencarian Tim Sar selama 3 hari. Setelah itu, terjadi pula kasus orang hilang tenggam hilang terbawa arus Sungai Ogan. Korban atas nama A (15) ditemukan setelah dua hari pencarian.
Korban awalnya mandi bersama teman-temannya, tidak lama kemudian mengalami kejadian nahas dengan terseret arus dan tenggelam. Terjadi Senin (20/9/21) sekitar pukul 17.00 WIB, hingga sampai informasinya ke Tim Sar gabungan, baik dari Babinsa Batu Raja Timur, Polsek Batu Raja Timur, BPBD OKU, warga dan Potensi Sar.
Tim Sar gabungan juga berhasil mangevakuasi jasad korban A yang di temukan sekitar 200 meter dari arah timur laut, dari lokasi kejadian. “Setelah dievakusi, kemudian dibawa ke rumah duka, untuk selanjutnya jasad almarhum dikebumikan. Maka Operasi Sar kita tutup,” tukas Heri Marantika SH MSi Kakansar Basarnas Palembang. (nrd)



