Jadikan Agama sebagai Rem dan Filter

PALEMBANG, SIMBUR – Kapolda Sumsel yang baru Irjen Pol Toni Harmanto mengajak seluruh personil untuk meningkatkan iman taqwa dan iptek. Ajakan tersebut disampaikan dalam apel perdana di lapangan Mapolda Sumsel, Senin (6/9) pukul 08.00 WIB.

“Dengan keimanan menjadi dekat dengan sang maha pencipta Allah swt, kita hendaknya menyesuaikan antara tugas sebagai abdi negara dan hamba Allah swt. Kalau mendengar panggilan Allah SWT untuk melaksanakan kewajiban ibadah salat, maka tinggalkan aktivitas sebagai abdinegara, dengan tugas-tugas rutin kantor. Sebelum anda dipanggil beneran oleh Allah swt,” harapnya.

Jenderal bintang dua ini juga menegaskan, agar setiap anggotanya memanfaatkan pengabdian dengan filter dan remnya dengan agama. “Jadikan agama sebagai rem dan filter, sehingga kita benar-benar jadi suri tauladan diri kita, keluarga, masyarakat, bangsa dan negara,”pesan eks Kapolda Sumatera Barat ini.

Apel perdana ini dihadiri Waka Polda Sumsel Brigjen Pol Rudi Setiawan SIK MH, pejabat utama, personel gabungan dan ASN. Tidak bosan-bosannya ia juga mengingatkan prokes Covid-19. Serta vaksinasi agar disegerakan dan digelorakan, dengqn stock yang ada segera dapat dimanfaatkan.

Senin pagi itu juga Irjen Toni Harmanto meninjau langsung vaksinasi digelar di Masjid Agung dan Sekolah Kusuma Banhsa atau Kumbang Palembang.  Ditargetkan sebanyak  2500 peserta yang mengikuti vaksinasi massal pagi ini. Dimana pengamanan stok vaksin menjadi salah satu fokus dalam membantu penanganan Covid-19 di Sumsel.  “Dan ini memang sudah dilakukan sedari awal yakni mengawasi vaksin mulai kualitas yang akan diberikan ke masyarakat serta memastikannya tepat sasaran,” ujarnya (6/9).

Kapolda mengingatkan seluruh lapisan masyarakat supaya jangan lengah dengan kondisi ini. “Dengan menekan an keterisian tempat tidur di rumah sakit supaya tidak bertambah menjadi salah satu fokus utama yang harus diperhatikan saat ini,” jelasnya.

Sebab kemarin terjadi penambahan kasus positif sekitar 90 orang. Tapi tingkat kesembuhannya juga naik. Harapannya tentu ada fluktuasi yang seimbang antara kesembuhan dan yang dirawat.  “Perhatikan juga  kepada pasien isolasi mandiri atau isoman turut menjadi prioritas dari mantan Kapolda Sumbar ini. Hal ini bertujuan untuk mencegah risiko penularan Covid-19 dari pasien isoman.

“Prioritas kami juga terhadap Isoman, karena ditakutkan menjadi klaster terbesar penyumbang masalah Covid-19. Mereka yang tidak patuh saat isoman, bisa jadi penular juga menjadi target saya untuk memperhatikan yang isoman ini,”  tegasnya. (nrd)