Sudah Waktunya Sekolah Tatap Muka di Palembang

PALEMBANG, SIMBUR – Wali Kota Palembang, H Harnojoyo meninjau pembukaan hari pertama proses pembelajar tatap muka (PTM) di Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 7 Palembang dan Sekolah Dasar Negeri (SDN) 88 Palembang di Kecamatan Jakabaring, Palembang. Kegiatan berlangsung Senin (6/9).

Peninjauan tersebut dalam rangka melihat situasi dan kondisi proses sosialisasi pembelajaran tatap muka bagi peserta didik. Mengingat pembelajaran tatap muka (PTM) mulai diberlakukan di sekolah secara terbatas bagi siswa SD dan SMP setelah kasus Covid-19 mulai menurun di Palembang.

“Alhamdulilah, sembelumnya PPKM level 4 menurun menjadi level 3. Sudah waktunya sekolah laksanakan tatap muka,” kata Harnojoyo.

Meski demikin, Wako tak ingin mengabaikan protokol kesehatan (prokes) di sekolahan. “Saya tekankan sekolah supaya perketat prokes dengan menyediakan tempat cuci tangan, hand sanitizer serta pengukur suhu,” imbuhnya

Sementara, untuk di hari pertama PTM, sebanyak 30 SMP yang hanya dibuka dari  total jumlah 61 SMP lainnya di Palembang. Begitu pula SD 90 dari 250 serta PAUD hanya buka 3 per Kecamatan.

“Ke depan bagi sekolah yang belum dibuka, kami akan tinjau dan kesiapanya, kami verifikasi,” ujarnya.

Masih kata Harno, pelaksanaan vaksinasi Covid-19 bagi pelajar terus digencarkan. “Mudah-mudahan sekolah tatap muka di Palembang bisa terlaksanakan semuanya,” harapnya.

Vaksinasi 750 Siswa SMP Negeri

Di tempat terpisah, Wakil Wali Kota Palembang Fitirianti Agustinda bersama Badan Intelijen Negara (BIN), Senin (6/9)  meninjau pelaksanaan vaksinasi COVID-19 bagi siswa tingkat SMP.

Pada tahap pertama vaksinasi Covid 19, ini dilakukan di dua SMP Negeri 9 dan SMP Negeri 10 Palembang di Jalan Rudus Kelurahan D II Kecamatan Kemuning. Ada 750 siswa dari 1.500 siswa yang ada dari dua SMP tersebut

“Ada sekitar 750 anak yang dibagi tiap tahapan dari total 1.500. Untuk hari ini SMP Negeri 9 dan SMP Negeri 10 yang cukup beruntung,” tambah Fitri.

Dikatakan Fitri, vaksin Sinovac ini bagi siswa SMP diperuntukan bagi 129 ribu anak SMP yang akan dilakukan secara bertahap dan menyeluruh. “Alhamdulillah hari ini pelaksanaan vaksinasi Sinovac untuk anak-anak dosis pertama sudah dilakukan bersama BIN,” kata Fitri.

Fitri menyampaikan, bahwa pelaksanaan vaksinasi sinovac untuk para siswa-siswi tersebut juga tak luput dari ide Badan Intelijen Negara yang juga memiliki sarana prasarana, sehingga pelaksanaan vaksinasi tersebut dapat betul-betul berjalan.

“Kami berterima kasih sekali kepada BIN yang sudah ikut serta sesuai dengan arahan Presiden dalam pelaksanakan vaksinasi untuk anak-anak,” ujarnya.

Dengan dilakukannya vaksinasi Sinovac, pelaksanaan sekolah tatap muka sangat diharapkan Fitri untuk dapat betul-betul bisa terlaksana dengan baik. “Tentu anak-anak juga belajarnya tidak begitu optimal kalau belum sekolah tatap muka sehingga sekolah tatap muka betul-betul diharapkan dapat berjalan dengan sempurna,” harapnya.

Sementara itu, Pasha Aditia yang merupakan salah satu siswa kelas VIII SMP Negeri 9 Palembang mengungkapkan rasa bahagiahnya terkait akan dilaksanakannya kembali sekolah tatap muka. Dirinya juga menyambut baik adanya pelaksanaan vaksinasi di sekolahnya tersebut, bahkan Pasha juga menyampaikan tidak ada sedikitpun rasa takut yang dirasakannya saat menjalani vaksinasi.

“Kalau takut sih tidak karena memang sudah pernah disuntik sih. Kalau sudah divaksin juga kan bisa lebih aman, terlindungi untuk kekebalan tubuh sih,” singkatnya. (kbs/rel)