- Jaksa Sita Truk dan Alat Berat Perusahaan Terkait Korupsi Distribusi Semen
- Pejabat Bank Tersangka Korupsi KUR di OKUT Tidak Ditahan karena Akan Menjalankan Ibadah Haji
- Diduga Menghalangi Penyidikan Kasus Korupsi, Staf Ahli Bupati Muba dan Oknum Pengacara Jadi Tersangka
- Sinergi Hadapi Musim Kemarau, Apel Karhutla Sumsel Bakal Digelar di Kampung Nelayan Sungsang pada 6 Mei 2026
- Resmi Dilantik, 325 Bintara Remaja TNI AD Siap Mengabdi untuk Negeri
Dipantau via WAG, Rumah Pasien Isoman Dipasang Stiker
KAYUAGUNG, SIMBUR – Pandemi belum usai. Pemerintah Kabupaten OKI terus berupaya untuk menekan bahkan memutus rasio penularan virus Covid-19. Banyak masyarakat memilih isolasi mandiri (isoman) di rumah tanpa pengawasan medis. Hal ini tentu berbahaya jika terjadi peningkatan gejala. Oleh karena itu, untuk memastikan pasien isoman cepat pulih, Pemkab OKI memberi layanan konsultasi kesehatan gratis via whatshapp group (WAG).
“Sebagai komunikasi antara pasien isoman dan petugas kesehatan sehingga proses pemulihannya dapat berjalan optimal,” ungkap Iwan Setiawan, kepala Dinas Kesehatan OKI melalui pesan singkat, Minggu, (1/8).
Iwan menambahkan, adanya media konsultasi kesehatan melalui Whatshapp ini untuk mempermudah masyarakat jika membutuhkan informasi dan mengakses obat serta vitamin bagi pasien Isoman melalui puskesmas terdekat. “Dibantu Babinsa dan Babinkamtibmas kami pantau pasien isoman. Setiap rumah ditempel stiker sedang menjalani isoman agar terdata,” jelas Iwan.
Hal ini tambahnya untuk mempermudah tenaga kesehatan dalam memberikan pelayanan yang tepat. Selain layani pasien isoman Pemkab OKI juga meningkatkan layanan di Isolasi terpusat di Wisma Karantina Teluk Gelam dan RS Pratama Tugu Jaya.
Iwan menerangkan Wisma Karantina Teluk Gelam memiliki kapasitas 52 kamar isoman dengan fasilitas setara hotel bintang tiga. Selain ruang isolasi yang nyaman kebutuhan perawatan dan gizi pasien isoman terpenuhi. “Semuanya gratis dari Pemda. Masyarakat jangan ragu jika ada keluarga yang terpapar Covid-19 agar isolasi mandiri atau isolasi terpusat,” jelasnya.(wom)



