Program KKN Pertama UBD Didanai Hibah Revolusi Mental, Rektor Sunda Ariana: Sejalan dengan MBKM

PALEMBANG, SIMBUR – Universitas Bina Darma di bawah kepemimpinan Rektor Dr Sunda Ariana MPd MM kembali menorehkan tinta emas yang mewarnai lembaran pendidikan tinggi di Indonesia. Universitas ternama di Palembang, Sumatera Selatan itu berhasil lolos seleksi proposal hibah program Gerakan Nasional Revolusi Mental (GNRM) 2021. Informasi tersebut berdasarkan surat Forum Rektor Indonesia (FRI) Nomor 057/IT3/TU/FRI/2021 tanggal 22 Juni 2021.

Sebanyak 189 proposal dari 109 perguruan tinggi negeri dan swasta masuk ke meja FRI selaku panitia seleksi. Akan tetapi, hanya 55 proposal yang didanai Kementerian Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK) Republik Indonesia. Keputusan pemenang hibah dimaksud sesuai hasil rapat seleksi proposal pada 19-22 Juni 2021.

Rektor Universitas Bina Darma Dr Sunda Ariana MPd MM menjelaskan, kegiatan hibah tersebut terdiri dari tujuh program yang dapat diajukan oleh setiap perguruan tinggi, baik negeri maupun swasta di seluruh Indonesia. Hibah ini, lanjut Sunda, sejalan dengan program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) dengan kegiatan KKN (kuliah kerja nyata) tematik dan membangun desa.

Menurut Rektor, Universitas Bina Darma akan memberangkatkan 94 mahasiswanya. Terdiri dari mahasiswa program studi Psikologi, Ilmu Komunikasi, Teknik Industri serta 10 dosen pendamping. GNRM sendiri, tambah dia, merupakan kegiatan KKN pertama di Universitas Bina Darma. Panitia akan memberikan pembekalan kepada dosen pendamping dan mahasiswa.

“KKN akan terus diadakan sebagai bentuk pengabdian mahasiswa kepada masyarakat. KKN juga salah satu dari delapan program Merdeka Belajar. Di UBD yang sudah menjalankan MBKM membuka KKN sebagai pilihan mata kuliah 20 sks,” ujar Sunda dikonfirmasi Simbur, Kamis (15/7).

Senada diungkap Ketua Prodi Ilmu Komunikasi UBD Dr Desy Misnawati MIKom selaku tim penerima hibah GNRM 2021. Menurut Desy, UBD salah satu perguruan tinggi yang lolos proposalnya dalam Program Gerakan Nasional Revolusi Mental 2021 melalui pengumuman yang disampaikan oleh Forum Rektor Indonesia (FRI).

Dikatakannya, proposal GNRM ini diajukan tim dosen Psikomtek (Psikologi, Komunikasi dan Teknik) UBD. Selain dirinya, lanjut Desy, tim dosen tersebut terdiri dari Mutia Mawardah MA, CH Desy Kusmindari MT, dan Poppy Indriani MSc AK. Kegiatan GNRM ini, tambah Desy, merupakan program Kerjasama Kemenko PMK RI dan Forum Rektor Indonesia pada tahun 2021. Adapun temanya “Gotong Royong Merajut Negeri Hadapi Pandemi”.

“Ada lima kegiatan yang akan dilaksanakan dan beriringan dengan kegiatan profiling desa di Kabupaten Ogan Komering Ulu Selatan (OKUS). Untuk melaksanakan kegiatan tersebut, tim sudah terlibat dalam TOT (training on trainer) dan Bimtek (bimbingan teknis) pelaksanaan hibah GNRM 2021,” tandasnya.(red)

Share This: