- Ratusan Pasis Sesko TNI Dibekali Strategi Penguatan Posko Komando Bencana di Tanah Air
- Meracik Fondasi PFII, Regulasi, Modal Asing, dan Peran Bank Daerah
- Pangdam II/Sriwijaya Siap Pacu Pembangunan Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih hingga Pelosok Desa
- Konferkab PWI OKU Selatan Ricuh, Peserta Walk Out Massal
- Konflik Organisasi Pusat Memanas, BEM Kampus Guru di Palembang malah Segel Rektorat
Kembali Gerebek Kampung Narkoba, 11 Pria dan 3 Wanita Diamankan
PALEMBANG, SIMBUR – Untuk ketiga kalinya tim gabungan Satres Narkoba Polrestabes Palembang dan Sat Brimobda Polda Sumsel melakukan penggerebekan dan pembersihan narkotika di kawasan Tangga Buntung, Kecamatan Gandus, Palembang. Kali ini anggota narkoba Polrestabes Palembang dan Brimob menggerebek lagi di Lorong Jambu, Kelurahan 36 Ilir, Kecamatan Gandus, di Jalan Kadir TKR, Selasa (13/7/21) sekitar pukul 08.30 WIB.
Penyergapan petugas secara mendadak ini membuat para pemain narkoba ini lari tunggang langgang, melarikan diri. Namun berkat kesiapan, tim gabungan dapat mengamankan para pelaku. Alhasil, 14 pelaku dengan 11 orang pria dan 3 perempuan dibekuk petugas kepolisian dengan diboyong menggunakan truk ke Mapolrestabes Palembang.
Selain itu barang bukti 100 gram sabu senilai Rp 100 juta, 3 buah bong atau alat hisap sabu, 17 pucung pedang dan parang, 2 unit CCTV, 4 unit motor, 2 buku rekap penjualan sabu dan 5 buah ponsel dan sepucuk senapan angin.
Kapolrestabes Palembang Kombes Pol Irvan Prawira Satya SIk didampingi Kasat Narkoba AKBP Andi Supriadi SH mengatakan, penggerebekan dan pembersihan kampung narkoba ini kesekian kalinya di Tangga Buntung. “Kampung tangguh narkoba ini sama seperti di Kampung Baru kemarin. Makanya pembersihan baik pengedar dan barang haramnya kami sikat. Sebanyak 14 orang pelaku, dengan 100 gram sabu, serta 17 pucuk senjata tajam kami sita hari ini,” ungkap Kapolrestabes.
Kasat Narkoba AKBP Andi Supriadi menegaskan, pihaknya telah memburu baik bandar dan pengedar meresahkan di wilayah ini. “Kami juga ada target pelaku jaringan peredaran narkoba di sini. Mereka berinisial UN, DS, NS dan satu DB kami tangkap sedang dikembangkan. Bahkan ada pelaku juga menguasai senjata api menjadi TO kami, dalam setiap transaksi barang haram nilainya puluhan juta,” tegasnya. (nrd)



